KPPPA dorong pelaksanaan pengarusutamaan gender

id Pengarusutamaan Gender,Kesetaraan dan Keadilan Gender,Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,Indeks Pembangunan Manusia,Agustina Erni

Deputi Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Agustina Erni memberi pengarahan dalam Rapat Koordinasi Teknis Percepatan Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender di Daerah 2019 di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (9/4/2019). (ANTARA/HO/Publikasi KPPPA)

Jakarta (ANTARA) - Deputi Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Agustina Erni mendorong para pemangku kepentingan di seluruh Indonesia untuk melaksanakan pengarusutamaan gender.

"Pengarusutamaan gender menjadi strategi untuk mencapai kesetaraan dan keadilan gender," kata Erni melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat.

Erni mengatakan kesetaraan dan keadilan gender dapat dicapai melalui kebijakan dan program yang memperhatikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan, serta permasalahan perempuan dan laki-laki.

Kebijakan dan program tersebut dimasukkan ke dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi di berbagai bidang kehidupan dan sektor pembangunan.

"Isu gender masuk dalam berbagai bidang pembangunan, di antaranya kesehatan, kekerasan terhadap perempuan, perkawinan anak, ekonomi, dan politik," tuturnya.

Kesetaraan dan keadilan gender merupakan salah satu prinsip dari pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG's).

Menurut Erni, Indonesia memiliki kekuatan karena merupakan negara berpenduduk terbanyak keempat di dunia dengan jumlah populasi 265 juta jiwa.

Namun, hal itu tidak berbanding lurus dengan Indeks Pembangunan Manusia. Di Asia Tenggara, Indonesia berada di bawah Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia, dan Thailand.

Komponen Indeks Pembangunan Manusia di Asia Tenggara dilihat berdasarkan angka harapan hidup, rata-rata lama sekolah, dan pendapatan.

Pewarta : Dewanto Samodro
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar