Kementerian Dalam Negeri bangun pos identifikasi korban bencana

id tsunami banten,kementerian dalam negeri,identifikasi korban tsunami,bencana,banjir,longsor,gempa,erupsi

Kementerian Dalam Negeri bangun pos identifikasi korban bencana

Dokumentasi seorang warga menunjukan foto anggota keluarganya yang menjadi korban hilang pascatsunami saat mendatangi kamar jenazah di RSUD Berkah Pandeglang, Pandeglang, Banten, Senin (24/12/2018). Petugas telah berhasil mengidentifikasi beberapa jenazah dan sebagian di antaranya sudah diambil pihak keluarga masing-masing. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Dalam Negeri menyatakan telah membangun sejumlah pos untuk membantu identifikasi korban bencana tsunami Selat Sunda yang melanda sejumlah wilayah. 

"Untuk bencana kami hari pertama membuat posko di Pemda Pandeglang. Dan hari ini sudah masuk di posko kecamatan yang jauh untuk membantu petugas menginventarisasi warga," kata Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, di Jakarta, Rabu. 

Ia mengatakan, pada Kamis (27/12), mahasiswa IPDN juga akan membantu di lokasi bencana. Sementara tim dari Dukcapil Kementerian Dalam Negeri telah merapat ke sejumlah rumah sakit dengan berkoordinasi bersama polisi, guna membantu mendata masyarakat. 

"Karena masih ada beberapa warga yang belum terdata," ujar dia. 

Ia mengatakan, sejauh ini telah ada tiga pos yang didirikan di Banten. Pos serupa juga akan dibangun di wilayah Lampung yang terdampak tsunami. 

Sementara itu untuk bencana di Palu (Sulawesi Tengah) dan sekitarnya, Kementerian Dalam Negeri juga telah membantu sejumlah dana bagi pemerintahan desa agar tata laksana pemerintahan di sana segera berjalan normal.

Pewarta : Rangga Jingga
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar