Gubernur Anies bilang becak hanya beroperasi di permukiman warga

id anies baswedan,operasional becak, gubernur jakarta,becak jakarta

Arsip Foto. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) berkoordinasi dengan petugas panggung saat mengunjungi Monumen Nasional (Monas) di Jakarta, Sabtu (30/12/2017). Kunjungan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu untuk mengecek kesiapan dan kondisi terkini Monas sebagai salah satu tempat perayaan pergantian malam Tahun Baru 2018. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar) ()

Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan segera melakukan pengaturan ulang terhadap operasional becak yang ada di wilayah ibukota.

"Nantinya, becak hanya beroperasi di wilayah permukiman warga dan menjadi angkutan lingkungan. Kami akan atur ulang operasionalnya," kata Gubernur DKI Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu.

Melalui pengaturan tersebut, menurut dia, pihaknya ingin mengakomodasi kebutuhan warga, terutama bagi warga yang menjadikan becak sebagai mata pencaharian.

"Becak-becak itu nantinya hanya ada di kampung, jadi angkutan kampung atau angkutan lingkungan. Kami memang tidak pernah merencanakan becak beroperasi di jalan raya," ujar Anies.

Terlebih, dia menuturkan angkutan roda tiga tersebut sampai dengan saat ini masih dijumpai di sejumlah wilayah di Jakarta. Artinya, kebutuhan warga akan becak juga masih ada.

"Terutama di wilayah Jakarta Utara. Disana masih ditemui ada banyak becak. Kami tidak menutup mata dengan keberadaan becak. Masih ada warga yang butuh becak," tutur Anies.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan pihaknya akan pengaturan operasional becak di wilayah ibukota akan disesuaikan dengan kebutuhan warga di tiap-tiap daerah permukiman.

"Kalau ada warga di daerah permukiman tertentu tidak membutuhkan becak, maka kami tidak akan memaksakan untuk mengoperasikannya di daerah itu. Becak hanya dioperasikan di wilayah yang memang dibutuhkan saja," ungkap Anies.

Pewarta : Rr. Cornea Khairany
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar