Erick Thohir ke Amerika Serikat, jajaki kerja sama tiga bidang

id erick thohir,menteri bumn,kerja sama bumn,kunjungan kerja ke amerika

Erick Thohir ke Amerika Serikat, jajaki kerja sama tiga bidang

Menteri BUMN Erick Thohir dalam kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut saat ini tengah melakukan kunjungan kerja di Amerika Serikat untuk menjajaki kerjasama di tiga bidang yakni energi, kesehatan, dan investasi. ANTARA/HO-Kementerian BUMN/am.

Jakarta (ANTARA) - Menteri BUMN Erick Thohir saat ini tengah melakukan kunjungan kerja di Amerika Serikat (AS) hingga Selasa (11/5) waktu setempat untuk menjajaki kerja sama di bidang energi, kesehatan, dan investasi.

“Tentunya kami dari Kementerian BUMN sebagai bagian dari Program BUMN Go Global, terus menjalin dan mempererat hubungan dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat, melalui kerja sama strategis dengan BUMN-BUMN Indonesia. Perjalanan kerja kali ini difokuskan pada tiga bidang yaitu energi, investasi, dan kesehatan,” ujar Menteri BUMN Erick Thohir dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

Di bidang energi, hari ini Selasa (11/5)  Erick Thohir menyaksikan penandatanganan kesepakatan antara PT Pertamina (Persero), PT Bukit Asam Tbk, Air Products & Chemical Inc (Air Products) pada proyek strategis nasional gasifikasi batu bara.

Selain itu juga menjajaki kerja sama antara Pertamina dengan ExxonMobil di bidang Carbon Capture and Storage (CCS) dan Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) untuk menekan emisi karbon dan bagian dari upaya enhance oil and gas recovery di sumur-sumur Pertamina guna meningkatkan produksi migas negara.

Baca juga: Erick Thohir: Ketahanan energi bagi Indonesia adalah sebuah keharusan

“Kerja sama dengan Air Products dan ExxonMobil ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk mengurangi ketergantungan pada produk impor, juga transformasi ke green economy serta energi baru dan terbarukan. Kerja sama gasifikasi bisa menghemat cadangan devisa hingga Rp9,7 triliun per tahun dan menyerap 10 ribu tenaga kerja. Sementara dengan ExxonMobil ada potensi kerja sama untuk pengembangan riset dan teknologi migas untuk sektor hulu, hilir, energi terbarukan maupun potensi lainnya,” kata Erick Thohir.

Di bidang kesehatan Erick Thohir fokus jajaki kerja sama antara Holding Rumah Sakit BUMN Indonesia Healthcare Corporation (IHC), dengan sejumlah institusi kesehatan terkemuka di Amerika Serikat guna memperkuat sistem kesehatan di Indonesia, antara lain dengan pusat perawatan kanker City of Hope National Medical Center, pusat penanganan kesehatan dan kebugaran komunitas lansia University of South Carolina (USC) School of Gerontology, juga pusat praktik klinik, riset, dan pendidikan Mayo Clinic.

Baca juga: Erick: Integrasi RS BUMN tingkatkan fokus bisnis kesehatan

“Kami ingin membangun dan memperkuat sistem kesehatan di Indonesia, juga berinvestasi di Sanur, Bali, yang akan dikembangkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Wisata Kesehatan,” ujar Erick Thohir.

Sementara di bidang investasi, Menteri BUMN Erick Thohir melakukan pertemuan dengan beberapa private equities yang berbasis di California untuk investasi ke Indonesia melalui Indonesia Investment Authority (INA).

“Kami memfokuskan pada investasi strategis di program infrastruktur, hal ini disambut baik oleh para calon investor yang kami temui. Pandemi ini membangunkan Indonesia dari tidurnya, modal utama kita yaitu pasar yang besar dan sumber daya alam yang melimpah, namun tidak cukup. Kita perlu membangun iklim investasi yang kondusif untuk mendorong dan membangkitkan perekonomian,” ujar Erick Thohir yang Dewan Pengawas INA.

Baca juga: Erick Thohir: SWF bakal percepat pembangunan proyek strategis nasional
 

Pewarta : Aji Cakti
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar