Digitalisasi desa wujudkan transformasi Indonesia maju

id Wamendes PDTT, Kemendes PDTT, Digitalisasi Desa

Digitalisasi desa wujudkan transformasi Indonesia maju

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi berbicara dalam Focus Group Discussion dan Workshop roadmap Pengembangan Kapasitas dan Desa Digital yang diselenggarakan Biro Perencanaan Kemendes PDTT, di Hotel Bidakara Jakarta, Selasa (17/11/2020). (ANTARA/HO-Humas Kemendes PDTT)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi mengatakan digitalisasi desa dapat mewujudkan upaya transformasi menuju Indonesia yang maju.

“Arahan Presiden (tentang digitalisasi) sangat sesuai dengan SDGs Desa Nomor 17, yaitu Kemitraan dan Pembangunan Desa,” kata Wamendes PDTT dalam keterangan pers yang diperoleh ANTARA, di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo mengarahkan pembangunan desa untuk fokus pada teknologi dan informatika.

Baca juga: Wamendes PDTT dorong peran perempuan dalam pembangunan desa

Menurut Budi Arie, digitalisasi dan pengembangan desa wisata yang mendukung ketahanan pangan termasuk smart village adalah strategi yang tepat untuk menjadi model pengembangan desa-desa di Indonesia di masa depan.

“Jadi juga termasuk soal infrastrukturnya, soal teknologinya dan penggunaannya. Jadi perlu ditegaskan bahwa pembangunan desa digital adalah untuk mendukung digitalisasi ekonomi desa,” katanya.

Oleh karena itu, ia kembali menegaskan bahwa digitalisasi ekonomi desa adalah bentuk transformasi menuju Indonesia yang maju.

Baca juga: Wamendes PDTT: SDM jadi salah satu kunci digitalisasi ekonomi desa

Ia menambahkan bahwa Indonesia tidak akan maju di tengah era digitalisasi jika desa-desanya belum memiliki akses internet.

“Beberapa bulan lalu saya mengatakan, masih ada 12.500 lebih desa yang belum memiliki akses ke internet. Dan itu sudah disikapi di rapat kabinet dan Presiden sudah menugaskan Kemenkominfo untuk menyelesaikan akses digital di 12.500 desa,” katanya.

“Tugas Kemendes PDTT adalah untuk memastikan daerah-daerah yang belum memiliki akses internet tidak ada yang terlewatkan,” kata dia lebih lanjut.

Ia juga menegaskan bahwa arah pengembangan desa digital diutamakan terlebih dahulu guna mempercepat pengembangan digitalisasi ekonomi desa.

“Karena digitalisasi itu seluruh aspek, mulai dari e-governmentnya, e-healty, e-learning. Semua yang berbau-bau e-, termasuk e-commerce,” ujarnya.

Oleh karena itu, fokus digitalisasi ekonomi desa adalah untuk mengembangkan marketplace, web, pemasaran produk, tempat wisata, internet of things dan semua hal yang diarahkan menuju ekonomi digital.

Baca juga: Kapasitas pendamping desa perlu terus ditingkatkan, ujar Mendes
Baca juga: Kemendes PDTT targetkan 10 ribu desa tertinggal jadi desa berkembang
Baca juga: Gus Menteri nilai digitalisasi penting untuk percepat pembangunan desa

Pewarta : Katriana
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar