Kepala BNPB resmikan Rumah Sakit Lapangan COVID-19 di Surabaya

id kepala BNPB,Doni Monardo,menkes,rumah sakit lapangan,gubernur jatim,COVID-19

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo didampingi Menteri Kesehatan (Menkes) RI Terawan Agus Putranto, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memecahkan kendi saat tanda peresmian Rumah Sakit Lapangan COVID-19 di area Gedung Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan Jalan Indrapura 17 Kota Surabaya, Selasa (2/5/2020). (FOTO ANTARA/HO/Abdul Hakim)

Surabaya (ANTARA) - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo meresmikan Rumah Sakit Lapangan COVID-19 yang berlokasi di area Gedung Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan Jalan Indrapura 17 Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa.

"Kami sangat senang dengan gagasan mendirikan rumah sakit lapangan ini," kata Doni Maonardo saat meresmikan Rumah Sakit Lapangan COVID-19 di Indrapura, Surabaya.

Baca juga: Alih fungsi lapangan bola Simprug menjadi rumah sakit Covid-19 selesai

Peresmian tersebut dihadiri Menteri Kesehatan (Menkes) RI Terawan Agus Putranto, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Muhammad Fadil Imran, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah, Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak dan sejumlah pejabat lainnya.

Menurut Doni, rumah sakit lapangan in sangat strategis mengingat pengalaman di DKI Jakarta, pasien sedang dan ringan yang dirawat di rumah sakit lapangan membantu mengurangi beban rumah sakit rujukan.

"Pak menteri kesehatan selalu mengatakan jangan biarkan rumah sakit penuh oleh pasien. Kalau rumah sakit penuh dengan pasien, dokternya akan kelelahan sehingga kemampuan menangani pasien akan berkurang," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, pasien ringan dan sedang yang terpapar COVID-19 cukup dirawat di rumah sakit lapangan.

Baca juga: Pertamina sulap lapangan sepak bola jadi rumah sakit darurat COVID-19

Baca juga: BSMI akan dirikan rumah sakit lapangan tangani COVID-19


Sementara itu, Menteri Kesehatan (Menkes) RI Terawan Agus Putranto mengatakan pihaknya berharap rumah sakit darurat ini bisa digunakan untuk penanganan warga yang terpapar COVID-19.

"Saya berdoa rumah sakit ini tidak banyak penghuninya dan yang lebih penting kita sudah mempersiapkannya dan mendoakan supaya tidak perlu diperbanyak," ujarnya.

Ia berharap kasus COVID-19 di Jatim segera turun karena protokol kesehatan sudah diterapkan dengan baik oleh warga Jatim.

"Saya percaya usaha ini diridhoi oleh Allah SWT. Kami juga akan ikut berada di tengah masyarakat Jatim. Apa yang dirasakan di sini juga kami rasakan," katanya.

Baca juga: TNI bangun dua rumah sakit lapangan

Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim dr. Joni Wahyuhad mengatakan kapasitas Rumah Sakit Lapangan COVID-19 ini mampu menampung 500 orang pasien.

"Rumah sakit lapangan ini khusus merawat pasien ringan dan sedang. Ini menyusul beban dari rumah sakit rujukan merawat pasien COVID terus meningkat," katanya.

Pewarta : Abdul Hakim
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar