JEC salurkan 275.000 masker bedah untuk rumah sakit dan Puskesmas

id jec,masker bedah,apd,bantuan apd,covid-19

Penyerahan bantuan masker bedah dari JEC Eye Hospitals & clinics kepada Puskesmas Kecamatan Gambir, Jakarta, Rabu (27/5/2020) (Antara/Jakarta Eye Center)

Jakarta (ANTARA) - JEC Eye Hospitals & Clinics menyalurkan bantuan berupa 275.000 masker bedah untuk enam rumah sakit dan 55 Puskesmas di Jabodetabek, Semarang, Purwokerto (Banyumas), Surabaya dan Makassar.

Presiden Direktur JEC Dr. Johan A. Hutauruk, SpM (K), menyatakan transmisi virus COVID-19 menyebar dengan cepat dan mengancam berbagai lapisan masyarakat, tak terkecuali, para petugas medis yang berada di garis terdepan dalam menangani virus berbahaya tersebut.

"Dukungan berupa penyediaan masker bedah di beberapa wilayah dengan tingkat kasus yang tinggi, menjadi bentuk solidaritas sekaligus perluasan komitmen sosial perusahaan, dalam mendukung perjuangan rekan petugas medis dan institusi kesehatan sejawat di Indonesia," ujarnya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Meningkatnya kasus positif korona di berbagai wilayah Indonesia mengakibatkan kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) di institusi kesehatan terus melonjak.

Baca juga: Kemensos selesaikan BST tahap satu Kabupaten Bekasi dalam empat hari

Memahami krusialnya APD sebagai perisai diri saat menangani pasien bagi para petugas medis, tambahnya, pihaknya berinisiatif menyalurkan bantuan 250 ribu masker bedah tersebut.

Inisiatif sosial JEC untuk penanganan COVID-19 tersebut didukung oleh Baring Private Equity Asia (BPEA) sebagai salah satu mitra besar perusahaan di Asia.

Distribusi masker dilakukan secara bertahap dan ditargetkan selesai pada akhir Mei 2020.

Rumah sakit yang menerima masker bedah antara lain RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta Pusat, RSUD Tanjung Priok, RSUP Dr. Kariadi Semarang, RSUD Dr. Soetomo Surabaya, serta RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo dan RS PTN Universitas Hasanuddin Makassar.

Baca juga: Penerima BST di Bekasi bersyukur terima Bantuan Sosial Tunai

Sementara, 55 Puskesmas yang akan menerima bantuan berlokasi di sekitar enam rumah sakit tersebut.

Johan menyatakan bantuan yang diberikan baru memenuhi sebagian kecil dari yang dibutuhkan oleh petugas medis dan institusi kesehatan dalam menghadapi krisis wabah COVID-19, namun diharapkan setiap gerakan positif dapat memberi dampak baik bagi sekitar.

"Kami juga mengajak setiap anggota masyarakat untuk mematuhi anjuran yang diberikan pemerintah serta menjaga kebersihan dan kesehatan diri guna secara bersama-sama memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia," katanya.

Baca juga: Kadin salurkan bantuan APD senilai Rp5 miliar ke 10 RS di Jatim
Baca juga: PMI Pusat kirim bantuan logistik untuk korban banjir Samarinda Kaltim

Pewarta : Subagyo
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar