207 WNI masih dikarantina di Asrama Haji Pondok Gede

id Covid-19, Asrama Haji Pondokgede, Jaktim, isolasi, karantina, WNI

Dandim 0505 Jakarta Timur Kolonel Inf Muhammad Mahfud As'at memberikan komentar kepada wartawan terkait kondisi WNI yang menjalani karantina di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (19/5/2020). (ANTARA/Andi Firdaus).

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 207 dari total 940 Warga Negara Indonesia (WNI) dari berbagai profesi yang dipulangkan dari luar negeri masih menjalani karantina di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.

"Total sudah 940 warga yang kini sudah dibawa. Saat ini yang ada di Asrama Haji 207 orang," kata Dandim 0505 Jakarta Timur Kolonel Inf Muhammad Mahfud As'at saat meninjau pengamanan di Asrama Haji Pondok Gede, Selasa.

Mahfud mengatakan satu orang di antaranya dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 berdasarkan hasil rapid test maupun swab.

Sedangkan dua orang lainnya yang satu kamar dengan pasien positif saat ini telah berstatus sebagai pasien dalam pengawasan (PDP).

Baca juga: Puluhan TNI jaga tempat isolasi WNI di Asrama Haji Pondok Gede

Baca juga: Presiden setujui penggunaan asrama haji untuk tempat isolasi

Baca juga: 12 WNI yang terjebak di Makau berhasil dipulangkan


WNI yang terjangkit telah dievakuasi menuju ruang isolasi di Wisma Atlet Jakarta.

"Sudah dibawa ke Wisma Atlet beserta dua lagi yang PDP karena satu kamar," katanya.

Sejak sepekan terakhir Asrama Haji Pondok Gede difungsikan sebagai tempat penampungan total sudah 940 orang yang masuk.

Sebagian telah dikembalikan ke rumah masing-masing setelah hasil tes medis dinyatakan negatif COVID-19.

WNI itu berasal dari berbagai profesi seperti anak buah kapal (ABK), jemaah tabligh akbar, pekerja migran Indonesia, pelajar, dan lainnya.

Rencananya hari ini sejumlah WNI diagendakan tiba di Asrama Haji Pondok Gede melalui Pelabuhan Tanjung Priok dan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

"Ketika mereka tiba di bandara atau pelabuhan mereka dicek kesehatannya. Ketika mereka ada yang reaktif atau disinyalir positif maka dilanjutkan swab," katanya.

Pewarta : Andi Firdaus
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar