Bertambah dua, warga Kabupaten Jayapura positif COVID-19 jadi 51 orang

id Warga, positif, COVID-19,kabupaten jayapura,papua,jubir satgas,dr Khairul Lie

Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan dan Pencegahan COVID-19 Kabupaten Jayapura dr Khairul Lie, S.KM, M.Kes. (FOTO ANTARA/Musa Abubar)

Sentani, Papua (ANTARA) - Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan dan Pencegahan COVID-19 Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua dr Khairul Lie, S.KM, M.Kes  menyebutkan jumlah warga di kabupaten itu yang terpapar COVID-19 bertambah dua kasus sehingga totalnya saat ini menjadi 51 orang.

"Pada Kamis (14/5) ada tambahan dua warga di Kabupaten Jayapura positif COVID-19 sehingga jumlahnya bertambah menjadi 51 orang dari sebelumnya 49 orang," katanya kepada ANTARA di Sentani, Jumat.

Ia menjelaskan bahwa kasus positif baru ini dua-duanya berasal dari Jalan Mambruk, Pasar Lama Sentani, yang sudah dikirim swab-nya untuk diperiksa di Labkesda Provinsi Papua "

"Kita tunggu hasilnya," kata Khairul.

Menurut dia, dua pasien positif COVID-19 yang baru ditemukan itu, pertama dengan kode Y-183 laki-laki dewasa, dan selanjutnya pasien kedua dengan kode Y-185 perempuan dewasa.

Ia menambahkan pasien positif COVID-19 di Kabupaten Jayapura hingga kini yang sembuh juga bertambah satu orang menjadi 19 orang dari sebelumnya 18 orang.

"Jadi ada 37 persen dari total pasien positif COVID-19 yang dinyatakan sembuh," kata Khairul Lie yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura.

Pasien positif COVID-19 keseluruhan pasien yang kini dirawat di ruang isolasi RSUD Yowari sebanyak 16 orang atau sebanyak 33 persen.

Sementara, Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Jayapura berjumlah 58 orang, demikian Khairul Lie.

Baca juga: Lebih 4.000 warga Kabupaten Jayapura-Papua telah jalani "rapid test"

Baca juga: Cegah penularan, Bupati Jayapura minta warga tutup tempat wisata

Baca juga: Ada empat tambahan, warga Kabupaten Jayapura positif COVID-19 jadi 44

Baca juga: Wilayah karantina COVID-19 di Jayapura rutin dipasok sayur segar

Pewarta : Musa Abubar
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar