Trump hadang migran ilegal yang lintasi perbatasan karena virus corona

id donald trump,imigran ilegal,wabah virus corona

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan pandemi virus korona (COVID-19) sebagai darurat nasional saat Wakil Presiden Mike Pence mneyimak dalam konferensi pers di Rose Garden Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat, Jumat (13/3/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Jonathan Ernst/wsj/cfo

Washington (ANTARA) - Presiden AS Donald Trump mengatakan pada  Rabu pihaknya akan menggunakan undang-undang yang berfokus pada kesehatan untuk menghadang  migran atau pencari suaka ilegal yang melintasi perbatasan AS-Meksiko untuk membendung penyebaran virus corona.

Selama konferensi pers, Trump menegaskan bahwa ia akan mengajukan undang-undang yang memungkinkan ahli bedah umum, pejabat kesehatan terkemuka Amerika Serikat, untuk memblokir orang atau barang dari negara atau tempat tertentu untuk mencegah penyebaran penyakit menular.

Trump mengatakan langkah itu bisa terjadi pada hari Rabu, tetapi pemerintahannya tidak berencana untuk sepenuhnya menutup perbatasan dengan Meksiko.

"Kami tidak akan menutupnya, tetapi kami meminta ketentuan tertentu yang akan memungkinkan kami memiliki kebebasan yang besar untuk apa yang kami lakukan," katanya.

Reuters melaporkan pada hari Selasa bahwa pejabat pemerintah sedang mempertimbangkan rencana untuk segera mengembalikan semua migran yang tertangkap di perbatasan barat daya dengan Meksiko, tetapi langkah seperti itu dapat memicu tantangan dari pengadilan dan mungkin memerlukan kerja sama dari pemerintah Meksiko.

Trump tidak memberikan rincian mengenai rencana tersebut. Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan tanggapan.

Baca juga: Negara Amerika Tengah, Selatan perketat perbatasan karena corona
Baca juga: The Rolling Stones tunda rangkaian tur Amerika karena corona


Trump telah berusaha untuk meningkatkan penanganan virus corona dalam beberapa pekan terakhir mengingat penyakit ini telah menyebar di seluruh Amerika Serikat.

Trump dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan pada  Rabu bahwa mereka akan menutup perbatasan mereka dengan "lalu lintas yang tidak penting."

Kementerian luar negeri Meksiko tidak segera menanggapi permintaan tanggapan.

Patroli Perbatasan AS mengatakan bahwa pihaknya menangkap sekitar 30.000 migran yang berusaha melintasi perbatasan AS-Meksiko pada bulan Februari, terjadi sedikit peningkatan dari bulan sebelumnya.

Para ahli mencoba mencari cara agar pemerintahan Trump dapat menggunakan undang-undang yang berkaitan dengan kesehatan untuk mendorong migran dan pencari suaka ilegal untuk kembali ke Meksiko.

Undang-undang yang dikutip oleh Trump pada Rabu menyatakan bahwa orang dapat ditolak masuk ke Amerika Serikat karena alasan kesehatan masyarakat, tetapi tidak membedakan antara imigrasi legal dan ilegal.

Selain itu, undang-undang itu tidak menjelaskan bagaimana otoritas AS harus berurusan dengan migran yang meminta suaka, menurut Theresa Cardinal Brown, direktur kebijakan imigrasi dan lintas batas di Pusat Kebijakan yang berbasis di Washington.

"Tidak perlu membatalkan permohonan suaka," katanya.

Sumber : Reuters
Baca juga: Amerika Latin perketat pengawasan COVID-19 dengan militer, jam malam
Baca juga: Nike tutup toko di Amerika dan Eropa, pegawai tetap dibayar

 

Pewarta : Azis Kurmala
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar