Pemkab Magelang dukung penelitian temuan Candi Petirtaan Mantingan

id candi petirtaan matingan ,magelang jateng

Bupati Magelang Zaenal Arifin meninjau lokasi temuan Candi Petirtaan Matingan di Kecamatan Salam, Magelang. (ANTARA/dok. Humas Pemkab Magelang)

Magelang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mendukung penelitian lebih lanjut penemuan Candi Petirtaan Mantingan di Desa Mantingan, Salam, kata Bupati Magelang Zaenal Arifin.

"Kami ingin memastikan temuan Candi Petirtaan itu tetap aman supaya dapat dilakukan penelitian lebih lanjut oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah," katanya saat meninjau Candi Petirtaan Mantingan di Kecamatan Salam, Magelang, Kamis.

Batuan Candi Petirtaan tersebut ditemukan saat dilakukan penggalian di lahan yang akan dibangun kolam ikan koi pada Juli 2019.

"Kami ingin memastikan bahwa ada laporan penemuan batu atau situs yang diperkirakan sudah cukup lama, mungkin pada Dinasti Syailendra atau di abad ke 8-9. Maka kita pastikan, nanti dengan BPCB untuk penelitian lebih lanjut," katanya.

Baca juga: Tim ekskavasi rekomendasikan studi kelayakan pemugaran Candi Mantingan

Baca juga: BPCB: Candi Petirtaan Mantingan runtuh karena bencana alam


Ia menuturkan wilayah Kabupaten Magelang memiliki anugerah yang luar biasa, karena di wilayah ini sering ditemukan benda cagar budaya warisan leluhur, berupa batu-batu dengan ukiran bersejarah, bahkan berupa susunan candi.

"Kita harus bersama-sama melestarikan peninggalan-peninggalan sejarah ini, karena ini bisa menjadi cerita untuk anak cucu kita ke depannya," katanya.

Ia mengatakan pemerintah daerah memiliki kepentingan untuk melindungi situs-situs peninggalan sejarah para leluhur. Oleh karena itu, Pemda akan menyerahkan kepada yang berwenang, yaitu BPCB agar dilakukan penelitian sesuai SOP.

"Nanti secepatnya kita akan bertemu dengan BPCB Jateng, kita akan diskusikan apa yang harus segera dilakukan dalam rangka untuk menjaga penemuan situs ini," katanya.*

Baca juga: BPCB: Situs Mantingan merupakan candi petirtaan

Pewarta : Heru Suyitno
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar