Reuni akbar alumni IPB Sulsel diramaikan jalan santai

id Pj wali kota Makassar,Jalan santai reuni IPB,Reuni IPB Sulsel,Sampah plastik

Pejabat (Pj) Wali Kota Makassar M Iqbal Samad Suhaeb (kiri) bersiap melepas jalan santai reuni alumnus IPB asal Sulsel di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (24/8/2019). FOTO/HO/Pemkot Makassar.

Makassar (ANTARA) - Reuni akbar alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) asal Sulawesi Selatan diramaikan dengan jalan santai yang dilepas secara resmi oleh penjabat (Pj) Wali Kota Makassar M Iqbal Samad Suhaeb  di pelataran Hotel Swiss Bel Losari, Makassar, Sulsel.

"Saya senang dan bangga bisa berkumpul di kegiatan reuni akbar alumni IPB. Kegiatan ini dibuat untuk mempererat silaturahmi, keakraban serta kekompakan antaralumni dari lintas angkatan," tutur Iqbal sesaat melepas peserta jalan santai, di Makassar, Sabtu.

Ia mengatakan kegiatan ini selain untuk meningkatkan  silaturahmi, juga sebagai bagian dari olahraga untuk kepentingan kesehatan.

Pada jalan santai  bertema Merajut Kebersamaan di Lintas Generasi, terlihat semangat ratusan peserta mengikuti kegiatan itu.

Jalan santai alumni IPB kali ini mengusung konsep green and clean yang membuat kegiatan ini menjadi unik. Aksi itu dilakukan dengan cara tidak membawa air dalam kemasan botol sekali pakai, namun menggantinya dengan botol Tumbler. Panitia juga menyediakan beberapa pos untuk peserta melakukan isi ulang air minum.

Konsep ini disebutkan dapat mereduksi jumlah sampah plastik dan menekan tingkat polusi tanah akibat buangan sampah plastik.

Konsep tersebut mendapat apresiasi   Iqbal Suhaeb. Ia menuturkan kegiatan ini bukan sekedar jalan santai, reuni dan berkumpul tapi juga aksi peduli lingkungan, sehingga menjadi contoh yang baik menjaga bumi dari sampah plastik.

"Saya sangat apresiasi. Semoga hal ini bisa dicontoh panitia jalan santai lainnya," tambah mantan Kepala Balitbangda Pemerintah Provinsi Sulsel itu.

Baca juga: IPB : cegah sampah plastik masuk laut lewat teknologi
Baca juga: Ahli IPB dilibatkan polisi pada kebakaran hutan-lahan

Pewarta : M Darwin Fatir
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar