Logo Header Antaranews Sumbar

Kemendikdasmen revitalisasi SMAN Agam Cendekia senilai Rp6,56 miliar

Jumat, 2 Oktober 2026 15:40 WIB
Image Print
Kepala SMA Negeri Agam Cendekia Yendri Putra bersama majelis guru sedang meninjau pembangunan sekolah di Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Jumat (2/10/2026). ANTARA/Yusrizal

Lubukbasung (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melakukan revitalisasi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Agam Cendekia Sumatera Barat dampak bencana hidrometeorologi dengan dana Rp6,56 miliar pada 2026.

Kepala SMA Negeri Agam Cendekia Yendri Putra di Lubuk Basung, Jumat, mengatakan dana Rp6,56 miliar ini untuk pembangunan ruang kelas, asrama siswa, laboratorium, pustaka dan mushalla.

"Pembangunan sudah berlangsung dengan bobot kerja sekitar 60 persen," katanya.

Ia mengatakan dana Rp6,56 miliar tersebut merupakan tahap pertama, karena total dana untuk relokasi SMAN Agam Cendekia dari Muka-muka, Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya ke Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung tersebut Rp30 miliar.

Dana Rp30 miliar ini sudah merelokasi apa yang ada di SMAN Agam Cendekia dari Muka-muka, Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya ke Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung.

"Relokasi SMAN Agam Cendekia ke Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung dengan segala fasilitas yang sudah lengkap," katanya.

Ia mengakui relokasi tersebut dampak dari lokasi SMAN Agam Cendekia di Muka-muka, Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya dinyatakan rawan bencana setelah dilakukan peninjauan oleh Kemendikdasmen.

Ini mengingat bahwa lokasi bangunan SMAN Agam Cendekia terdampak banjir bandang dan tanah longsor pada akhir November 2025.

Dari hasil peninjauan, tambahnya SMAN Agam Cendekia di Muka-muka, Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya direlokasi setelah terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor.

"Kita bersyukur atas pelaksanaan relokasi sekolah, sehingga 335 siswa dan siswi dari 12 rombongan belajar merasa nyaman saat mengikuti proses belajar mengajar di lokasi yang baru, karena lokasi aman dari bencana banjir bandang dan tanah longsor," katanya.

Terkait pemindahan ke lokasi baru, secara teknis menunggu dan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Sumbar, karena terkait kepindahan ada izin ke Dinas Pendidikan Sumbar sebagai induk dari SMAN Agam Cendekia.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026