Logo Header Antaranews Sumbar

SERASI hadir di SMAN 5 Padang, Tim PkM Unbrah perkuat literasi kesehatan reproduksi remaja berbasis sains, akhlak, dan agama

Kamis, 1 Oktober 2026 17:58 WIB
Image Print
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Kesehatan Universitas Baiturrahmah melaksanakan program SERASI atau “Sehat Reproduksi, Akhlak, dan Sains” di SMA Negeri 5 Kota Padang. (ANTARA/HO-Unbrah)

Padang (ANTARA) - Remaja menghadapi derasnya informasi digital mengenai tubuh, pubertas, hubungan sosial, seksualitas, dan kesehatan reproduksi. Persoalannya, tidak seluruh informasi yang mereka peroleh benar, ilmiah, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kondisi tersebut membuat literasi kesehatan reproduksi semakin penting. Remaja perlu memiliki kemampuan memilah informasi sekaligus membangun sikap dan karakter agar mampu mengambil keputusan kesehatan secara bertanggung jawab.

Mengingat pentingnya hal tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Kesehatan Universitas Baiturrahmah melaksanakan program SERASI atau “Sehat Reproduksi, Akhlak, dan Sains” di SMA Negeri 5 Kota Padang pada Kamis 3 September 2026.

Tim PkM diketuai Bdn. Dian Eka Nursyam, S.ST., M.Keb., dengan anggota Bdn. Afrah Diba Faisal, S.ST., M.Keb. dan Bdn. Erin Desweni, S.Tr.Keb., M.Keb. Program juga melibatkan Tim PkM dari Klinik ARAFAH Padang.

Kegiatan mendapat dukungan pihak SMAN 5 Padang dan turut dihadiri Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Nurrjanah Rahmadesi, S.Hum., M.Pd. Keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang mendukung kesehatan reproduksi remaja.

Program SERASI menggunakan pendekatan komprehensif dengan menggabungkan tiga pilar utama, yakni sains, akhlak, dan nilai agama. Ketiganya digunakan untuk memberikan pemahaman kesehatan reproduksi sekaligus memperkuat karakter dan tanggung jawab remaja.

Pada aspek sains, peserta memperoleh edukasi mengenai perubahan tubuh selama pubertas, kebersihan organ reproduksi, kesehatan menstruasi, pencegahan Infeksi Menular Seksual (IMS), pencegahan kehamilan tidak direncanakan, serta pentingnya mengambil keputusan berdasarkan informasi kesehatan yang benar.

Remaja juga dibekali kemampuan untuk membedakan informasi kesehatan yang valid dengan informasi menyesatkan. Kemampuan tersebut menjadi penting karena media sosial, mesin pencari, video pendek, dan berbagai platform digital kini menjadi sumber informasi yang sangat dekat dengan kehidupan remaja.

Pada aspek akhlak dan etika, peserta diajak memahami pentingnya menghargai diri sendiri dan orang lain, menjaga batasan dalam pergaulan, memahami konsekuensi setiap keputusan, serta membangun hubungan sosial yang sehat dan bertanggung jawab.

Nilai agama kemudian menjadi bagian dalam penguatan moral dan spiritual. Pendekatan tersebut diarahkan agar remaja memiliki landasan dalam menjaga diri, membangun pergaulan sehat, serta mengembangkan tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun lingkungan sosialnya.

Pelaksanaan SERASI tidak berhenti pada penyampaian materi. Peserta diberikan ruang untuk bertanya, berdiskusi, dan mengklarifikasi berbagai informasi yang ditemukan di media sosial sehingga topik kesehatan reproduksi dapat dibicarakan dalam suasana yang aman dan edukatif.

Pendekatan tersebut sekaligus mendorong remaja agar tidak menjadikan internet dan teman sebaya sebagai satu-satunya sumber informasi. Guru, orang tua, tenaga kesehatan, serta sumber ilmiah yang kredibel perlu menjadi rujukan ketika remaja membutuhkan informasi kesehatan reproduksi.

Kolaborasi Universitas Baiturrahmah, SMAN 5 Padang, dan Klinik ARAFAH Padang diharapkan memperkuat ekosistem edukasi kesehatan reproduksi. Sekolah menjadi ruang strategis untuk membangun pengetahuan, sikap, dan keterampilan hidup sehat, sedangkan tenaga kesehatan menyediakan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui SERASI, tim PkM Unbrah berupaya membangun pemahaman bahwa kesehatan reproduksi bukan hanya persoalan biologis. Kesehatan reproduksi juga berkaitan dengan kemampuan menjaga diri, karakter, etika, tanggung jawab, serta kehidupan sosial remaja.

Program SERASI membawa pesan bahwa remaja yang sehat membutuhkan pengetahuan yang benar, karakter yang kuat, serta lingkungan yang mendukung. Integrasi sains, akhlak, dan agama diharapkan menjadi bekal bagi remaja dalam mengambil keputusan yang sehat dan bertanggung jawab.*

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Kesehatan Universitas Baiturrahmah melaksanakan program SERASI atau “Sehat Reproduksi, Akhlak, dan Sains” di SMA Negeri 5 Kota Padang. (ANTARA/HO-Unbrah)



Pewarta:
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2026