
Penguatan K3 cleaning service, Tim PkM Unbrah gelar edukasi berbasis risiko di RSI Siti Rahmah

Padang (ANTARA) - Cleaning service rumah sakit menghadapi beragam risiko kerja, mulai dari paparan biologis dan bahan kimia hingga benda tajam, lantai licin, serta gangguan ergonomi selama menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kondisi tersebut membutuhkan pemahaman Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), penggunaan alat pelindung diri (APD), identifikasi bahaya, serta penerapan prosedur kerja aman untuk mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja.
Dengan latar belakang tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Baiturrahmah melaksanakan kegiatan “Penguatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja bagi Cleaning Service Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang melalui Program Edukasi Berbasis Risiko”.
Kegiatan dilaksanakan Rabu, 30 September 2026, di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang. Sebanyak 21 tenaga cleaning service mengikuti kegiatan. Turut hadir Tim K3 serta Tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) RSI Siti Rahmah.
Tim PkM diketuai Dr. Sevilla Ukhtil Huvaid, SKM, M.Kes., dengan anggota Tossi Rahmaddian, SKM, MARS, CRA., Sri Mindayani, SKM, M.Kes., Novia Zulfa Hanum, SKM, MKM., dan Hilda Hidayat, SKM, M.Kes. Kegiatan juga melibatkan mahasiswa Aniqa Kardeani dan Elsa Haryuningsih.
Edukasi difokuskan pada peningkatan kemampuan cleaning service dalam mengenali berbagai bahaya dan risiko kerja. Materi mencakup bahaya biologis, kimia, fisik, ergonomi, serta risiko kecelakaan yang dapat muncul selama menjalankan pekerjaan di lingkungan rumah sakit.
Tim juga memberikan penguatan mengenai penggunaan APD yang tepat. Peserta diberikan pemahaman mengenai fungsi APD, cara pemasangan dan pelepasan secara aman, serta pentingnya kepatuhan menggunakan perlindungan sesuai risiko pekerjaan.
Aspek ergonomi turut menjadi perhatian karena aktivitas cleaning service melibatkan berbagai gerakan berulang dan pengangkatan beban. Edukasi mencakup posisi kerja yang benar, teknik mengangkat beban, serta pengaturan aktivitas untuk mengurangi risiko keluhan muskuloskeletal.
Selain penyuluhan interaktif, kegiatan diperkuat melalui diskusi kasus, prosedur penggunaan APD, prosedur kerja aman, tanya jawab, dan evaluasi pemahaman peserta. Pendekatan berbasis risiko membuat materi dikaitkan langsung dengan potensi bahaya yang dihadapi cleaning service ketika bekerja.
Media edukasi berupa poster dan leaflet juga digunakan untuk memperkuat pemahaman peserta. Materinya meliputi penggunaan APD, identifikasi risiko kerja, pencegahan kecelakaan, pengelolaan limbah medis sederhana, serta prosedur kerja aman yang dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
Keterlibatan Tim K3 dan PPI RSI Siti Rahmah memperkuat sinergi antara tim pengabdian dan rumah sakit. Kolaborasi ini penting untuk mendorong keberlanjutan edukasi, monitoring penggunaan APD, serta penguatan perilaku kerja aman setelah kegiatan selesai.
Evaluasi program dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi perilaku penggunaan APD, serta penilaian partisipasi peserta. Program menargetkan peningkatan pengetahuan K3, kemampuan menggunakan APD dengan benar, dan meningkatnya kepatuhan terhadap perilaku kerja aman.
Melalui kegiatan ini, cleaning service diharapkan semakin mampu mengenali risiko, melindungi diri, serta menerapkan prinsip K3 dalam pekerjaan. Penguatan tersebut sekaligus mendukung terciptanya lingkungan rumah sakit yang lebih aman dan budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini didanai oleh Yayasan Pendidikan Baiturrahmah melalui alokasi anggaran Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Baiturrahmah.*

Pewarta: Tim PkM Unbrah
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
