
BNPB minta warga pastikan jalur evakuasi tsunami sebagai langkah mitigasi

Pariaman (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta warga di kawasan pesisir untuk memastikan jalur dan lokasi evakuasi tsunami sebagai langkah mitigasi guna meminimalisir korban jiwa akibat bencana alam tersebut.
"Pastikan jalur evakuasinya, pastikan lokasi evakuasinya, jadi ketika terjadi bencana bisa langsung mengevakuasi secara mandiri," kata Sekretaris Utama BNPB Rustian di Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu.
Hal tersebut ia sampaikan saat sambutan pada Gladi Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi dan Tsunami Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 yang dilaksanakan pemerintah provinsi setempat di Pariaman.
Ia mengatakan kawasan pesisir di Sumbar merupakan daerah rawan bencana gempa dan tsunami salah satunya Pariaman sehingga mitigasi diperlukan melalui simulasi.
"Setelah simulasi ini, sampaikan kepada orang lain cara evakuasi, lakukan simulasi rutin setiap organisasi perangkat daerah," katanya.
Namun ia meminta dalam simulasi berikutnya lama evakuasi diri lebih dipercepat karena pada kegiatan tadi lama perjalanan peserta kegiatan dari rumah ke lokasi evakuasi mencapai 40 menit.
"Ketika terjadi gempa 8 magnitudo, kecepatan air sangat cepat, jadi kalau bisa evakuasi dipercepat," katanya.
Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan gladi tersebut dapat meningkatkan upaya mitigasi bencana di provinsi itu sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran seluruh pihak terkait kebecanaan.
"Kegiatan ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan bencana seluruh pihak, sehingga ketika terjadi bencana kita sudah siap menghadapinya," ujarnya.
Ia menyampaikan upaya kesiapsiagaan merupakan sebuah kewajiban sebagai upaya menekan terjadinya korban bahkan kerugian materil.
Sementara itu, Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya mengasah seluruh pihak dalam mengatasi bencana baik masyarakat di bidang mengevakuasi mandiri hingga pemerintah dalam hal koordinasi penanganan bencana.
"Saat bencana terjadi kepanikan karena tidak tahu apa yang harus dilakukan, karena itu kegiatan ini bisa mengasah naluri kita," kata dia.
Ia menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada BNPB dan Pemprov Sumbar yang telah memilih Pariaman sebagai lokasi simulasi sehingga dapat memberikan bekal kepada warga di daerah itu dalam mengevakuasi diri.
Pewarta: Aadiaat Makruf S.
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
