Logo Header Antaranews Sumbar

Solidaritas bencana galodo Arosuka, Kota Solok rela lepas tuan rumah pembukaan Porprov hingga undur agenda RSBG

Rabu, 30 September 2026 08:53 WIB
Image Print
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Solok selaku Ketua Seksi Humas RSBG Nurzal Gustim. ANTARA/HO-Diskominfo Solok

Solok (ANTARA) - Pemerintah Kota Solok, Sumatera Barat, mengundur pelaksanaan Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) 2026 dari 3 Oktober menjadi 10-13 Oktober sebagai bentuk empati terhadap masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana di Arosuka.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Solok selaku Ketua Seksi Humas RSBG Nurzal Gustim dalam keterangan persnya di Solok, Selasa mengatakan keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi masyarakat Kabupaten Solok yang tengah menghadapi dampak musibah banjir bandang.

"RSBG kami kemas kembali dengan semangat yang lebih dalam, yakni 'RSBG-Bangkit Bersama dengan Arosuka'," katanya dalam keterangan pers, Senin.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Solok telah menyurati Gubernur Sumatera Barat melalui surat Wali Kota Solok Nomor B/000/48/DISPORA-2026 terkait pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI dan penyelenggaraan RSBG 2026.

Pemkot Solok mengusulkan penundaan pembukaan Porprov dan pelaksanaan RSBG sebagai bentuk empati terhadap masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana di Arosuka.

Berdasarkan informasi yang berkembang, pelaksanaan Porprov Sumatera Barat XVI tetap berlangsung sesuai jadwal pada 2-14 Oktober 2026, sedangkan pembukaan yang semula direncanakan di Kota Solok dipindahkan ke Kantor Gubernur Sumatera Barat.

Sementara itu, lima cabang olahraga yang mempertandingkan nomor pertandingan di Kota Solok tetap dilaksanakan sesuai jadwal, yakni mulai 3 hingga 14 Oktober 2026.

Kelima cabang olahraga tersebut terdiri atas taekwondo, hapkido, aerosport, angkat berat dan angkat besi.

Untuk pelaksanaan RSBG, Pemkot Solok bersama Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM), dan Ketua Bundo Kanduang menyepakati perubahan jadwal menjadi 10-13 Oktober 2026.

Pemkot Solok juga mengubah konsep RSBG 2026 yang sebelumnya mengusung tema "Sawah Dijago, Budaya Dipusako" dengan Festival 13 yang melibatkan 13 nagari di wilayah Kubung 13.

Konsep baru tersebut mengangkat tema "RSBG-Bangkit Bersama dengan Arosuka" sebagai ruang untuk memperkuat solidaritas masyarakat Kota dan Kabupaten Solok setelah bencana.

Pemkot Solok mengajak masyarakat dari 13 nagari yang tergabung dalam Kubung 13, baik di Kota maupun Kabupaten Solok, bersama-sama menyukseskan pelaksanaan RSBG 2026.

"Kota Solok hadir untuk Arosuka. Bangkit bersama, kuat bersama," demikian disampaikan dalam keterangan pers tersebut.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026