Logo Header Antaranews Sumbar

Healthy Mother-Healthy Family, Tim PkM Unbrah perkuat deteksi dini dan pencegahan kanker pada perempuan

Minggu, 13 September 2026 18:23 WIB
Image Print
Tim PkM Unbrah memberikan edukasi kesehatan reproduksi kepada perempuan dengan menitikberatkan pada peningkatan kesadaran terhadap pencegahan dan deteksi dini kanker serviks serta kanker payudara.  (ANTARA/HO-Unbrah)

Padang (ANTARA) - Kesehatan reproduksi perempuan merupakan bagian penting dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera. Ibu yang sehat memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan keluarga sekaligus mendukung kualitas generasi pada masa mendatang.

Kanker serviks dan kanker payudara menjadi masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian perempuan. Upaya pencegahan, pengenalan faktor risiko, dan deteksi dini penting dilakukan agar kelainan dapat diketahui sedini mungkin.

Atas dasar tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Baiturrahmah yang diketuai Dr. Sukmayenti, A.Md.Keb, S.KM., M.Kes., bersama anggota Putri Engla Pasalina, S.ST., M.Keb., Nirmala Sari, S.ST., M.Keb., Bdn. Rahmi Melva Widodo, S.ST, M.Kes, dan apt. Siska Ferilda, M.Farm., melaksanakan kegiatan bertajuk “Healthy Mother-Healthy Family: Penguatan Kesehatan Reproduksi Perempuan, Fokus Deteksi Dini dan Pencegahan Kanker pada Perempuan”.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat tersebut dilaksanakan pada Jumat, 11 September 2026. Melalui kegiatan ini, tim PkM Unbrah memberikan edukasi kesehatan reproduksi kepada perempuan dengan menitikberatkan pada peningkatan kesadaran terhadap pencegahan dan deteksi dini kanker serviks serta kanker payudara.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemberian pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi perempuan. Peserta diperkenalkan dengan kanker serviks yang berkaitan dengan infeksi Human Papillomavirus (HPV), serta kanker payudara dan sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risikonya.

Pada materi pencegahan kanker serviks, peserta memperoleh edukasi mengenai langkah pencegahan primer, termasuk vaksinasi HPV dan penerapan perilaku hidup sehat. Peserta juga diberikan pemahaman bahwa proses perubahan sel normal menjadi kanker serviks berlangsung dalam waktu panjang sehingga memberikan peluang untuk melakukan pencegahan dan pemeriksaan lebih dini.

Tim PkM kemudian memperkenalkan sejumlah metode deteksi dini kanker serviks, meliputi pemeriksaan IVA, Pap smear, dan tes HPV DNA. Peserta diberikan pemahaman mengenai fungsi masing-masing pemeriksaan serta pentingnya melakukan skrining kesehatan reproduksi secara berkala sesuai kondisi dan rekomendasi tenaga kesehatan.

Selain kanker serviks, edukasi juga diarahkan pada deteksi dini kanker payudara melalui SADARI atau Periksa Payudara Sendiri. Peserta diperkenalkan dengan cara mengamati perubahan pada payudara, melakukan perabaan, memeriksa area payudara dan ketiak, serta segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila menemukan perubahan atau benjolan yang mencurigakan.

Aspek promotif dan preventif turut diperkuat melalui edukasi perilaku CERDIK, yakni cek kesehatan secara berkala, enyahkan asap rokok, rajin melakukan aktivitas fisik, menerapkan diet seimbang, memperoleh istirahat yang cukup, dan mengelola stres. Peserta juga didorong memperhatikan pola konsumsi makanan dan melakukan skrining kesehatan secara berkala.

Melalui pendekatan lintas keilmuan, kegiatan ini juga memperkuat pemahaman masyarakat mengenai kesehatan perempuan secara menyeluruh. Kolaborasi bidang kesehatan masyarakat, kebidanan, dan kefarmasian diharapkan membuat edukasi tidak hanya berfokus pada penyakit, tetapi juga pada pencegahan, perilaku sehat, serta penggunaan informasi kesehatan secara tepat.

Kegiatan ini turut menekankan pentingnya dukungan keluarga dan pemberdayaan masyarakat dalam menjaga kesehatan reproduksi perempuan. Kader kesehatan dapat berperan sebagai penggerak edukasi dan mendorong masyarakat mengikuti skrining, sementara penyuluhan dapat dilanjutkan melalui Posyandu, PKK, maupun kelompok masyarakat lainnya.

Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran perempuan mengenai kesehatan reproduksi, faktor risiko dan pencegahan kanker pada perempuan, serta pentingnya deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara. Melalui kegiatan Healthy Mother-Healthy Family, masyarakat diharapkan semakin mampu mengenali langkah pencegahan dan terdorong melakukan pemeriksaan kesehatan secara tepat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini didanai oleh Yayasan Pendidikan Baiturrahmah melalui alokasi anggaran Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Baiturrahmah.

Tim PkM Unbrah memberikan edukasi kesehatan reproduksi kepada perempuan dengan menitikberatkan pada peningkatan kesadaran terhadap pencegahan dan deteksi dini kanker serviks serta kanker payudara. (ANTARA/HO-Unbrah)



Pewarta:
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2026