Logo Header Antaranews Sumbar

Padang Panjang sabet dua juara, perpustakaan kelurahan unjuk prestasi di ajang Festival Literasi Sumbar 2026

Rabu, 9 September 2026 16:41 WIB
Image Print
Dua penghargaan berhasil diraih Padang Panjang di ajang Festival Literasi 2026. (ANTARA/ Isril Naidi)

Padang Panjang (ANTARA) - Budaya literasi di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, kembali menunjukkan hasil di Festival Literasi Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) 2026, kota itu borong dua penghargaan sekaligus.

Dua prestasi tersebut masing-masing Juara III Penilaian Perpustakaan Nagari dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sumbar yang diraih Perpustakaan Manggis Cendikia, Kelurahan Kampung Manggis, Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB), serta Juara II Lomba Bertutur Tingkat SD/MI melalui siswi SDN 5 PPB, Khairatul Hafizah.

Capaian itu menegaskan bahwa penguatan literasi di Padang Panjang tidak hanya berlangsung di ruang-ruang perpustakaan, tetapi mulai tumbuh dari tingkat kelurahan hingga sekolah.

Perpustakaan Manggis Cendikia menjadi salah satu bukti. Perpustakaan yang berada di Kelurahan Kampung Manggis tersebut berhasil menembus tiga besar dalam penilaian tingkat provinsi, bersaing dengan perpustakaan nagari dan kelurahan dari berbagai daerah di Sumatera Barat.

Sementara itu, Khairatul Hafizah membawa nama SDN 5 PPB meraih posisi kedua dalam Lomba Bertutur Tingkat SD/MI. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa literasi juga berkembang melalui kemampuan anak dalam membaca, memahami, sekaligus menyampaikan kembali cerita secara lisan.

Tak hanya dua penghargaan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumbar juga memberikan apresiasi kepada Bunda Literasi Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika.

Ia menerima piagam penghargaan dari Gubernur Sumbar Mahyeldi atas peran dan dukungannya dalam pengelolaan serta pengembangan perpustakaan di Padang Panjang. Salah satu capaian yang turut menjadi perhatian adalah perpustakaan daerah yang telah meraih akreditasi A, termasuk upaya mendorong pengembangan perpustakaan di tingkat kelurahan.

Penghargaan dan hadiah bagi para pemenang diserahkan Gubernur Mahyeldi, didampingi Bunda Literasi Sumbar Ny. Harneli Bahar dan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar Jumaidi.

Penyerahan berlangsung saat pembukaan Festival Literasi Provinsi Sumbar 2026 di halaman Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumbar, Padang, Selasa (8/9/2026).

Rombongan Padang Panjang turut didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang, Januardi. Penghargaan Perpustakaan Manggis Cendikia diterima Lurah Kampung Manggis Akbar Syahnan, sedangkan penghargaan Lomba Bertutur diterima perwakilan SDN 5 PPB.

Januardi menyebut capaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus memperkuat gerakan literasi di Padang Panjang.

«“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemprov Sumbar yang telah memberikan penghargaan kepada Bunda Literasi Ny. Maria Feronika. Kebahagiaan kami semakin lengkap dengan diraihnya penghargaan Lomba Bertutur serta penghargaan untuk Perpustakaan Manggis Cendikia di Kampung Manggis,” ujarnya.»

Literasi Tak Berhenti di Rak Buku

Keikutsertaan Padang Panjang dalam Festival Literasi Sumbar 2026 tidak hanya ditandai dengan raihan penghargaan. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang juga membuka stand pameran yang menampilkan berbagai produk dan karya lokal.

Sejumlah buku yang berkaitan dengan Padang Panjang, khususnya karya penulis asal daerah tersebut, dipamerkan untuk memperkenalkan kekayaan intelektual dan budaya lokal kepada pengunjung festival.

Sementara itu stand Padang Panjang juga menampilkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk produk hasil pembinaan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan kelurahan melalui Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).

Konsep tersebut memperlihatkan perubahan paradigma bahwa perpustakaan bukan sekadar tempat menyimpan dan meminjam buku.

Perpustakaan didorong menjadi ruang pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat. Dari sana, masyarakat tidak hanya memperoleh akses terhadap pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan peluang ekonomi yang dapat bermuara pada peningkatan kesejahteraan.

Dua penghargaan yang dibawa pulang dari Festival Literasi Sumbar 2026 pun menjadi penanda bahwa gerakan literasi Padang Panjang mulai menghasilkan capaian konkret—dari perpustakaan kelurahan hingga kemampuan bertutur anak-anak di bangku sekolah.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026