
Kabut asap mengancam, Polres Padang Panjang bergerak personel hingga warga dibekali masker

Padang Panjang (ANTARA) - Ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diantisipasi Polres Padang Panjang, Sumatera Barat, dengan membagikan masker, bukan hanya kepada personel, tetapi juga masyarakat.
Langkah preventif itu dilakukan Selasa, diawali dengan pembagian masker kepada seluruh personel di Lapangan Mako Polres Padang Panjang yang dipimpin langsung Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi, S.I.K., M.I.K.
Masker tersebut menjadi perlengkapan pelindung bagi personel yang tetap harus menjalankan tugas di tengah potensi penurunan kualitas udara akibat paparan asap.
Kapolres AKBP Wisnu Hadi mengingatkan seluruh anggota agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan, terutama saat bertugas di lapangan ketika kualitas udara mulai terdampak kabut asap.
“Kesehatan seluruh personel menjadi perhatian kita bersama. Dengan adanya potensi dampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan, kami membagikan masker kepada seluruh personel sebagai langkah antisipasi dan perlindungan kesehatan,” ujar Wisnu Hadi.
Ia meminta personel menggunakan masker saat diperlukan, menjaga kondisi tubuh, sekaligus tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai kemungkinan dampak yang ditimbulkan karhutla.
Tidak berhenti di lingkungan internal kepolisian, usai pembagian masker kepada personel, jajaran Polres Padang Panjang turun langsung ke tengah masyarakat untuk membagikan masker sekaligus menyampaikan imbauan kesehatan dan pencegahan karhutla.
Langkah tersebut menyasar masyarakat yang tetap beraktivitas di luar rumah. Warga diingatkan untuk menggunakan masker apabila kondisi udara memburuk serta mengurangi aktivitas di luar ruangan jika paparan asap semakin pekat.
Menurut Kapolres, pembagian masker merupakan bagian dari upaya preventif untuk menekan risiko gangguan kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan saluran pernapasan akibat paparan asap.
“Pembagian masker ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami kepada masyarakat untuk mengantisipasi dampak kabut asap akibat karhutla. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga kesehatan, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah apabila diperlukan, serta bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” katanya.
Kapolre Polres Padang Panjang mengajak masyarakat tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan. Kewaspadaan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam mencegah karhutla meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
AKBP Winu Hadi, mengingatkan warga agar segera meningkatkan kewaspadaan apabila kondisi udara mulai memburuk akibat asap serta memprioritaskan keselamatan dan kesehatan.
Bagi Polres Padang Panjang, kesiapsiagaan menghadapi karhutla bukan hanya persoalan penanganan kebakaran, tetapi juga bagaimana melindungi personel dan masyarakat dari dampak ikutannya.
Melalui langkah tersebut, Polres Padang Panjang menegaskan komitmennya untuk tetap hadir di tengah masyarakat, sekaligus memastikan pelayanan kepolisian tetap berjalan meski dihadapkan pada ancaman gangguan kualitas udara akibat karhutla.
Pewarta: Isril Naidi
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
