
Pemkab Pasaman Barat sarankan masyarakat kurangi aktivitas di luar rumah

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat melalui Dinas Kesehatan menyarankan masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak mengingat kabut asap yang mulai menyelimuti daerah itu.
"Saat ini intensitas kabut asap mulai meningkat yang menyelimuti wilayah kita Pasaman Barat. Kondisi ini harus diwaspadai bersama," kata Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat Gina Alecia di di Simpang Empat, Senin.
Menurutnya pihaknya telah memberikan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko gangguan kesehatan, terutama penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi mata, dan kulit.
"Paparan kabut asap yang mengandung partikel halus sangat berbahaya bagi kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti bayi, balita, ibu hamil, lansia, dan penderita penyakit paru atau jantung kronis," kata dia.
Pihaknya memberikan himbauan kepada masyarakat menyikapi kabut asap itu. Pertama, mengurangi aktivitas di luar ruangan atau hindari bepergian atau beraktivitas di luar rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak.
Kedua, menggunakan masker dengan benar: Jika terpaksa beraktivitas di luar, selalu gunakan masker (disarankan jenis N95/KN95 atau masker medis yang rapat) untuk menyaring partikel debu asap.
Ketiga, menutup ventilasi dan jendela apabila intesitas asap sangat tinggi agar kualitas udara tetap bersih. Pastikan pintu dan jendela rumah, sekolah, atau tempat kerja ditutup rapat saat intensitas asap sedang tinggi, dan dapat menggunakan air purifier di rumah.
Keempat, meningkatkan konsumsi air putih dan makanan bergizi. Minumlah air putih lebih banyak secara teratur untuk membantu membersihkan tenggorokan dan menjaga tubuh dan makanan bergizi meningkatkan imunitas.
Kelima, mencuci buah dan sayur. Selalu cuci bersih bahan makanan dan makanan yang terpapar udara luar sebelum dikonsumsi, keenam, menjaga kebersihan dengan segera mandi dan ganti pakaian setelah beraktivitas dari luar ruangan.
"Lalu segera berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan: Jika anda atau keluarga mengalami gejala seperti sesak napas, batuk terus-menerus, mata perih, atau pusing, segera periksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit terdekat. Jangan membakar sampah karena dapat memperparah tingkat polusi atau pencemaran udara," ujarnya.
Dia menambahkan hingga saat ini kondisi kesehatan masyarakat akibat kabut asap masih terjaga.
Pewarta: Altas Maulana
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
