Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkab Agam awasi keamanan pangan segar di seluruh SPPG

Sabtu, 5 September 2026 16:05 WIB
Image Print
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam Rosva Deswira. ANTARA/Yusrizal

Lubukbasung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat menurunkan tim untuk melakukan pengawasan ketersediaan bahan baku dan keamanan pangan segar baik tumbuhan maupun hewan di seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Agam Rosva Deswira di Lubuk Basung, Sabtu, mengatakan tim yang diturunkan berjumlah tiga orang untuk melakukan pengawasan ketersediaan bahan baku dan keamanan pangan segar.

"Pengawasan kita lakukan di seluruh SPPG di Agam yang tersebar di 14 kecamatan," katanya.

Ia mengatakan tim melakukan pengawasan pangan segar mengandung fisika, biologi dan kimia.

Tim melakukan pemeriksaan setiap pangan segar tersebut menggunakan alat rapites yang dimiliki.

"Pangan mengandung fisika, pangan tersebut tidak segar. Mengandung kimia akibat cemaran pestisida dan biologi mengandung bakteri," katanya.

Ia mengakui dampak cemaran ini terjadi beberapa tahun kedepan bagi kesehatan. Untuk itu, harus dicegah agar dampak tidak dirasakan oleh penerima manfaat program makanan bergizi gratis.

Apabila ditemukan mengandung pestisida tinggi, tim melakukan edukasi kepada pengelola SPPG agar proses pencucian pangan secara benar seperti mencuci sayur dengan air mengalir, merendam dengan air panas dan lainnya.

Setelah itu, membeli sayur yang memiliki sertifikat prima tiga yang dikeluarkan otoritas kompetensi pangan daerah dan di Agam ada 300 petani yang telah memiliki sertifikat prima tiga.

"SPPG Palupuh sudah bekerjasama dengan petani prima tiga khusus untuk sayur dan SPPG Palupuh yang paling menindaklanjuti apa yang diinginkan pemerintah," katanya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026