
Pemprov Sumbar dan Ruang Guru latih guru dan siswa soal penggunaan AI

Padang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Ruang Guru memberikan pelatihan penggunaan kecerdasan artifisial (AI) kepada guru dan siswa untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah.
"Kami menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada yayasan Ruang Guru yang telah berkolaborasi dalam pelaksanaan Program AI Ready ASEAN di Sumatera Barat pada hari ini serta telah memberikan dukungan secara maksimal untuk terlaksana nya acara ini," kata Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah di Padang, Kamis.
Gubernur Sumbar menyampaikan apresiasi tersebut saat membuka pelatihan literasi kecerdasan artifisial (AI) Program AI Ready ASEAN yang diikuti kepala sekolah, guru dan siswa SMA dan SMK se-Sumatera Barat didukung Ruang Guru dan ASEAN Foundation.
Ia mengatakan perkembangan literasi kecerdasan artifisial (AI) harus disikapi secara positif oleh dunia pendidikan karena perkembangan ini dapat dimanfaatkan untuk menunjang proses pembelajaran serta memanfaatkannya secara tepat dan bertanggung jawab.
"Pendidikan tidak hanya cukup mengajarkan siswa tentang apa yang harus diketahui. Karena begitu terbukanya informasi saat sekarang ini, guru membekali para siswa dengan kemampuan untuk berpikir kritis. Guru juga harus mendorong siswa agar lebih mandiri karena sekarang informasi lebih terbuka dan siswa mampu membedakan mana informasi yang benar dan mana yang keliru," ujarnya.
Ia mengatakan pelaksanaan AI Ready ASEAN ini dapat memberikan manfaat nyata bagi sekolah terutama bagi guru dan siswa dalam meningkatkan kemampuan guru dan siswa memanfaatkan literasi kecerdasan artifisial (AI) sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Dalam pelaksanaannya, siswa tidak cukup hanya dipersiapkan untuk menemukan jawaban secara mudah. Tetapi siswa harus dibiasakan untuk memahami persoalan, merumuskan pertanyaan dan mencari berbagai kemungkinan solusi dan mempertanggungjawabkan pilihan yang telah diambil serta berpikir kritis harus tetap dilatih.
"Kita tidak ingin generasi muda hanya menjadi pengguna teknologi yang diciptakan orang lain. Kita ingin mereka mampu memahami teknologi, memanfaatkan secara produktif dan pada waktunya memberikan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Maka peran guru dan sekolah merupakan suatu hal yang sangat diharapkan," kata dia.
Ia mengatakan penguasaan teknologi, termasuk literasi kecerdasan artifisial (AI) menjadi salah satu kompetensi yang diperlukan generasi muda, khususnya generasi muda Sumatera Barat, agar mampu beradaptasi dengan perubahan dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis dalam proses pembelajaran.
Perkembangan teknologi dan literasi AI tidak boleh menjadikan siswa kehilangan kemampuan dasarnya dan membuat siswa berhenti bertanya, kreativitas tidak lagi diasah, dan justru mengurangi kejujuran, tanggung jawab, kerja keras dan proses belajar itu sendiri. Literasi AI ini harus menjadi alat untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas dan kemampuan siswa dalam memecahkan persoalan.
"Teknologi dapat menjadi mitra oleh guru untuk memperkaya metode pembelajaran, memperluas akses terhadap sumber pengetahuan dan pengalaman pembelajaran yang semakin relevan dengan kebutuhan peserta didik. Namun keteladanan, sentuhan kemanusiaan dan kemampuan seorang guru yang membimbing perkembangan siswa tetap merupakan sesuatu yang tidak dapat digantikan oleh teknologi," kata dia.
Sementara itu Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar Mahyan mengatakan literasi AI adalah sebuah teknologi yang seharusnya bermanfaat besar bagi guru dan siswa. Melalui pelatihan ini guru-guru diharapkan mempunyai inovasi dan kreatif dalam pembelajaran dan menciptakan perubahan-perubahan dalam penyampaian materi di ruang kelas nantinya.
Sejalan dengan itu, Head of Programme ASEAN Foundation Ilan Asqolani mengatakan bahwa program ini bertujuan mendorong peningkatan literasi dan keterampilan siswa dalam memahami serta memanfaatkan literasi kecerdasan artifisial (AI) secara aman, etis dan bertanggung jawab.
Melalui program tersebut pemerintah daerah berharap pemanfaatan literasi kecerdasan artifisial (AI) dapat berkembang secara positif di lingkungan sekolah dan menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta kompetensi guru dan siswa, khususnya di Sumatera Barat.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemprov Sumbar dan Ruang Guru latih guru dan siswa soal penggunaan AI
Pewarta: Najmi Aulia
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
