Logo Header Antaranews Sumbar

Pameran Vespa TBSS di Bukittinggi, Pemkot siapkan kalender pariwisata tahunan

Jumat, 4 September 2026 03:39 WIB
Image Print
Puluhan vespa antik dan berkelas dengan harga jual tinggi dipamerkan di Gedung Pasar Atas Bukittinggi, Kamis (3/9). Pameran ini menjadi bagian dari rangkaian Taragak Basuo Scooteris Sumatera Barat (TBSS) ke-32. ANTARA/AL FATAH

Bukittinggi (ANTARA) - Sebanyak 90 unit Vespa berbagai seri dan tahun produksi dipamerkan di Gedung Pasar Atas Bukittinggi sebagai bagian dari rangkaian Taragak Basuo Scooteris Sumatera Barat (TBSS) ke-32 Bukittinggi-Agam, Kamis (3/9).

Wali Kota (Wako) Bukittinggi, Ramlan Nurmatias mengapresiasi kegiatan ini untuk edukasi dan wadah silaturahmi pegiat otomotif sekaligus mengagendakan di kalender pariwisata tahunan daerah setempat.

"Kami bangga dengan hadirnya TBSS di Bukittinggi, apresiasi dengan pecinta barang antik yang saya yakin susah mendapatkan vespa langka apalagi perawatannyaa," kata Ramlan.

Ia melihat langsung puluhan vespa antik yang dipajang, menurutnya beberapa koleksi langka kendaraan berusia tua itu beberapa di antaranya baru pertama kali dilihat secara langsung.

"Harganya pun rupanya tidak main-main ya, ada yang sampai ratusan juta satu unit. TBSS membawa dampak positif bagi komunitas sekaligus menjadi edukasi terkait otomotif," kata Ramlan.

Kegiatan TBSS diminta menjadi pengisi 1001 event kalender pariwisata Bukittinggi yang diyakini memberikan kontribusi ekonomi masyarakat.

"Pecinta scooter atau vespa ini tidak main-main, berasal dari seluruh daerah, mereka akan menginap di hotel dan tentunya berbelanja yang pastinya menaikkan transaksi pelaku ekonomi," kata Wako.

Ketua Umum TBSS ke-32 Bukittinggi-Agam, Fadhly Reza, mengatakan pameran berlangsung sejak 29 Agustus hingga 4 September 2026 di Pasar Atas Bukittinggi.

“Pameran Taragak Basuo Scooteris Sumatera Barat (TBSS) ke 32 Bukittinggi-Agam dimulai 29 Agustus-4 September dan dilaksanakan di Pasar Atas,” katanya.

Menurut Fadhly, sebanyak 90 unit Vespa dari berbagai tipe dan tahun produksi ditampilkan dalam pameran tersebut sebagai bagian dari rangkaian menuju puncak TBSS ke-32.

Keberagaman unit yang dipajang memperlihatkan berbagai generasi Vespa, termasuk kendaraan yang telah berusia puluhan tahun.

Fadhly menyebut Vespa dengan tahun produksi paling tua dalam pameran tersebut adalah Douglas dari era 1950-an.

“Vespa yang umur produksi tertua adalah Douglas tahun 50an yang merupakan produk yang dibuat di Inggris dengan menggunakan lisensi Piaggio dan diproduksi pada periode 1951 hingga 1965," katanya.

Kehadiran unit lawas tersebut melengkapi pameran yang menampilkan berbagai Vespa dari tahun produksi dan tipe berbeda.

Setelah rangkaian pameran berakhir, kegiatan TBSS ke-32 dilanjutkan dengan sejumlah agenda pada 5-6 September 2026.

Fadhly mengatakan agenda puncak tidak hanya berisi kegiatan komunitas, tetapi juga menghadirkan berbagai aktivitas yang melibatkan masyarakat.

“Rangkaian kegiatan pada 5-6 September adalah: Live Band, Subuh Berjamaah, Senam Massal, Aksi Bersih Kota, Fun Game, Kontes Vespa,” tuturnya.

Selain kegiatan tersebut, panitia juga menyediakan doorprize bagi peserta yang melakukan pembelian merchandise TBSS ke-32.

Rangkaian kegiatan itu menjadi penutup dari agenda TBSS ke-32 Bukittinggi-Agam yang diawali dengan pameran Vespa di Pasar Atas.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026