Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkab Pasaman Barat percepat pembangunan daerah irigasi

Selasa, 1 September 2026 04:09 WIB
Image Print
Salah satu daerah irigasi yang rusak akibat bencana hidrometeorologi pasa akhir 2025. ANTARA/HO-PSDA Sumbar

Simpang Empat, Sumbar (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, mempercepat pembangunan 10 titik daerah irigasi dengan menyiapkan dokumen perencanaan pembangunan daerah irigasi yang terdampak bencana hidrometeorologi melalui anggaran transfer ke daerah (TKD).

"Dokumen perencanaannya sudah selesai dan kegiatannya akan kita mulai secepatnya agar petani bisa memperbaiki ekonominya," kata Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Harmen di Simpang Empat, Sumbar, Senin.

Menurutnya, 10 paket pekerjaan itu berada di Talamau, Pasaman dan Kecamatan Kinali dengan anggaran sekitar Rp8 miliar.

"Untuk anggaran yang kita siapkan dari dana TKD," ujar dia.

Anggaran itu nantinya digunakan untuk rehab jaringan irigasi yang terdampak bencana mulai kategori rusak ringan, sedang dan berat.

"Nilai anggarannya di masing-masing titik akan berbeda sesuai dengan tingkat kerusakan berdasarkan survei dan validasi tim teknis," katanya.

Untuk titik pembangunannya berada di lokasi atau data yang ada dalam Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) yang diusulkan ke pemerintah pusat melalui provinsi.

Dia menjelaskan perbaikan dan rehabilitasi irigasi memang harus dilakukan mengingat daerah irigasi mulai dari bendungan dan saluran mengalami kerusakan akibat bencana alam akhir November 2025 lalu.

Kerusakan daerah irigasi itu menyebabkan pasokan atau ketersediaan air untuk lahan persawahan terganggu.

"Mudah-mudahan pengerjaannya dapat berjalan dengan lancar," harapnya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026