
Pemkab Agam lakukan pembinaan teknis tingkatkan produksi ikan

Lubuk Basung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat melakukan pembinaan teknis kepada pembudidaya dengan menurunkan penyuluh perikanan untuk meningkatkan produksi ikan air tawar di daerah tersebut.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Agam Rosva Deswira di Lubuk Basung, Senin, mengatakan pembinaan teknis dilakukan dengan menurunkan penyuluh perikanan yang ada setiap kecamatan.
"Pembinaan ini rutin dilakukan penyuluh bagi pembudidaya ikan," katanya didampingi Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Perikanan Tangkap DKPP Agam Doni Afdison.
Ia menambahkan DKPP Agam juga melakukan pelayanan teknis, layanan konsultasi melalui Balai Benih Ikan (BBI) dan langsung ke dinas.
Layanan itu dilakukan melalui telpon genggam atau melalui WhatsApp (WA) kepada pembudidaya ikan.
"Ini kita lakukan kepada pembudidaya ikan mengingat kondisi sekarang," katanya.
Ia menambahkan upaya yang dilakukan tersebut dalam rangka untuk meningkatkan produksi ikan air tawar di daerah tersebut.
Saat ini, tambahnya produksi ikan di Agam pada semester satu dan dua mencapai 15.212,06 ton.
Ke 15.212,06 ton itu berasal dari ikan nila sebanyak 12.113,16 ton, ikan mas 2.278,03 ton, ikan lele 194,75 ton, ikan gurami 53,41 ton, ikan patin 7,25 ton, udang vaname 165,47 ton.
Produksi ikan tersebut berasal dari kolam air tenang dengan produksi 4.904,4 ton, kolam air deras 5.608,45 ton, kolam terpal 49,41 ton, sariban 8,92 ton, keramba irigasi 246,19 ton, keramba jaring apung 4.218,24 ton, mina padi 10,98 ton dan tambak 165,47 ton.
"Untuk triwulan tiga masih dalam didata. Ikan tersebut di pasarkan ke kabupaten maupun kota di Sumbar, Provinsi Riau, Jambi dan lainnya," katanya.
Pewarta: Yusrizal
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
