
FK UNP latih kader Nagari Batagak deteksi dini kanker payudara pascabanjir bandang

Padang (ANTARA) - Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang (FK UNP) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk "Implementasi Model Skrining Deteksi Dini Risiko Kanker Payudara Berbasis Komunitas untuk Penguatan Layanan Kesehatan Masyarakat Pascabanjir Bandang Nagari Batagak".
Pelatihan yang digelar pada 24 Agustus lalu di Kampus FK UNP. dilaksanakan melalui skema Program Pengabdian UNP Berdampak (PPUB).
Kegiatan ini diikuti lebih dari 30 kader kesehatan dari Nagari Batagak, Kecamatan Sungai Puar, Kabupaten Agam, Sumatera Barat dan merupakan bentuk respons akademik terhadap kebutuhan penguatan layanan kesehatan masyarakat di wilayah terdampak banjir bandang.
Pelaksanaannya mendapat dukungan penuh dari Pemerintahan Nagari Batagak, Kecamatan Sungai Puar, Kabupaten Agam, serta Puskesmas Sungai Puar.
Wali Nagari Batagak, Zulkarnaini, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut sekaligus menyambut baik ditetapkannya Nagari Batagak sebagai nagari binaan FK UNP.
"Kami menyambut baik kehadiran FK UNP di tengah masyarakat kami. Penetapan Nagari Batagak sebagai nagari binaan diharapkan membawa manfaat berkelanjutan bagi kesehatan warga, terutama dalam masa pemulihan pascabanjir bandang," katanya.
Kegiatan diawali dengan edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI), sebagai langkah awal deteksi dini kanker payudara yang disampaikan oleh dr. Ismeldi Syarief, Sp.B(K) Onk dari RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi.
Materi tersebut menekankan pentingnya kemampuan perempuan mengenali perubahan pada payudaranya secara mandiri dan berkala.
Sesi berikutnya, membahas faktor risiko kanker payudara yang disampaikan oleh dr. Fadly Asril, Sp.B(K) Onk dan dr. Flora Ramadhani, mencakup faktor risiko yang dapat dimodifikasi maupun yang tidak dapat dimodifikasi, beserta implikasinya terhadap kebutuhan skrining pada kelompok masyarakat tertentu.
Puncak kegiatan berupa implementasi produk hasil penelitian yang disampaikan langsung oleh Ketua Tim Pengabdi, Dr. Ricvan Dana Nindrea, SKM, M.Kes, M.Sc (Epid), FRSPH, yaitu kartu skoring deteksi dini risiko kanker payudara berbasis komunitas.
Kartu skoring tersebut dirancang untuk membantu masyarakat mengetahui probabilitas risiko kanker payudara yang dimilikinya sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya skrining secara berkala.
Melalui pelatihan ini, para kader diharapkan mampu menggunakan kartu skoring sebagai alat bantu dalam melakukan skrining risiko kanker payudara pada perempuan di wilayah masing-masing.
"Kartu skoring ini merupakan hilirisasi hasil penelitian agar dapat langsung dimanfaatkan masyarakat. Dengan instrumen yang sederhana, kader dapat membantu mengidentifikasi perempuan berisiko sejak dini sehingga rujukan dapat dilakukan lebih cepat," jelasnya.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan deteksi dini kanker payudara, melalui pelatihan berbasis komunitas, sekaligus memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat pascabencana.
Program juga diarahkan untuk mendorong kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga kesehatan dalam membangun sistem skrining kanker payudara yang berkelanjutan serta memperluas akses terhadap layanan kesehatan di daerah terdampak bencana.

Program ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 3 tentang Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan, serta SDG 10 tentang Mengurangi Ketimpangan.
Kegiatan ini juga selaras dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi yang berfokus pada peningkatan aksesibilitas, dan kualitas layanan kesehatan di daerah terdampak bencana.
Selain itu, juga mendukung Asta Cita dalam mewujudkan kemajuan kesehatan melalui pendidikan berbasis komunitas, dan peningkatan keterlibatan masyarakat, serta menguatkan bidang fokus Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) pada ketahanan kesehatan masyarakat pascabencana.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim pengabdi lintas institusi yang diketuai Dr. Ricvan Dana Nindrea, SKM, M.Kes, M.Sc (Epid), FRSPH, dengan anggota Ns. Metha Kemala Rahayu, M.Kep., Sp.Kep.An., Hanifa Laura Dalimunthe, M.Psi, dr. Flora Ramadhani, dan dr. Rahmi Fithria, M.Si.
Tim turut melibatkan anggota mitra dari RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi, yaitu dr. Ismeldi Syarief, Sp.B(K) Onk dan dr. Fadly Asril, Sp.B(K) Onk, serta anggota mahasiswa Muhammad Syarif Khairullah Suryadharma Putra, Nailah Putri Rivani, Nadyne Falisha, Regita Ayu Cahyani, dan Tsania Faiza Mardhatillah.
Melalui program ini, FK UNP berharap kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan kanker semakin menguat dan akses terhadap layanan kesehatan di daerah terdampak bencana dapat terus meningkat.

Pewarta: Melani Friati
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
