
UNP hadirkan Smart Environmental Learning Corner, wujudkan pembelajaran lingkungan inklusif di SLBN 1 Payakumbuh

Padang (ANTARA) - Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Padang (UNP) menghadirkan Smart Environmental Learning Corner di SLBN 1 Payakumbuh, Sumatera Barat sebagai inovasi pembelajaran lingkungan yang interaktif bagi siswa berkebutuhan khusus.
Melalui kegiatan ini, siswa dan guru diajak membangun kepedulian lingkungan melalui pembelajaran visual, permainan interaktif, dan praktik langsung yang dirancang sesuai dengan karakteristik belajar siswa berkebutuhan khusus.
Kegiatan ini merupakan bagian dari skema Program Pengabdian UNP Berdampak (PPUB) dengan tema “Penguatan Sekolah Inklusif Peduli Lingkungan melalui Smart Environmental Learning Corner di SLBN 1 Payakumbuh.”
Kegiatan yang digelar pada Senin, (24/8) ini, diketuai oleh Nindy Notrilauvia, S.T., M.Si. dari Program Studi Ilmu Lingkungan UNP, bersama Edo Nofriadi, S.Hut., M.Eng. (Ilmu Lingkungan), Tuti Lestari, M.Si. (Pendidikan IPA), dan Arisul Mahdi, M.Pd. (Pendidikan Luar Biasa), serta melibatkan mahasiswa dalam pelaksanaannya.
Kolaborasi lintas bidang ini memadukan keilmuan lingkungan, pendidikan sains, dan pendidikan luar biasa dalam menghadirkan pembelajaran lingkungan yang adaptif bagi siswa berkebutuhan khusus.
Smart Environmental Learning Corner memadukan smart trash bin berbasis sensor, papan edukasi akrilik dengan visual adaptif, serta permainan interaktif berbasis magnet akrilik.
Melalui permainan “Ayo Pilah Sampah!”, siswa mencocokkan gambar sampah ke dalam kategori organik, anorganik, dan B3, kemudian mempraktikkan pemilahan secara langsung menggunakan smart trash bin.
Pemahaman siswa diperkuat melalui kuis interaktif, dengan tumbler guna ulang sebagai hadiah bagi siswa yang menjawab dengan benar sekaligus sebagai media pembiasaan untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.
Melalui pendekatan tersebut, program ini tidak hanya menanamkan kebiasaan peduli lingkungan, tetapi juga memperkuat kontribusi pendidikan terhadap SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pembelajaran inklusif, pemilahan sampah, dan pengurangan plastik sekali pakai.
Ketua pelaksana, Nindy Notrilauvia, S.T., M.Si., menjelaskan bahwa teknologi dan media yang dikembangkan tidak sekadar menjadi fasilitas fisik, tetapi dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang konkret dan menyenangkan.
“Kami ingin siswa belajar tentang lingkungan bukan hanya dengan mendengar atau melihat, tetapi juga dengan mencoba sendiri," katanya.
Dia berharap kebiasaan sederhana seperti memilah sampah, dan mengurangi plastik sekali pakai dapat tumbuh dalam kehidupan sehari-hari,
Kepala SLBN 1 Payakumbuh, Rola Putri, S.Pd., mengapresiasi kehadiran Smart Environmental Learning Corner sebagai media pembelajaran lingkungan di sekolah.
“Media ini membuat pembelajaran lingkungan lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa. Kami berharap dapat terus memanfaatkannya untuk membangun kebiasaan peduli lingkungan di sekolah,” katanya.
Kegiatan juga dilengkapi dengan aksi hijau melalui penanaman bibit pohon bersama sebagai praktik sederhana untuk menumbuhkan kebiasaan merawat, dan menghijaukan lingkungan sekolah.
Kegiatan ini terlaksana dengan dukungan dari LPPM Universitas Negeri Padang, serta kolaborasi SLBN 1 Payakumbuh sebagai mitra.
Mengusung semangat “Peduli Hari Ini, Lestari Nanti”, program ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam menghadirkan pendidikan lingkungan yang adaptif, inklusif, dan menyenangkan bagi siswa berkebutuhan khusus.

Pewarta: Melani Friati
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
