
Pemkab Pasaman Barat salurkan dana desa Rp15,5 miliar ke 90 nagari

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat telah menyalurkan dana desa sebesar Rp15,5 miliar kepada 90 nagari (desa) untuk kegiatan penanganan kemiskinan ekstrem, penurunan stunting, ketahanan pangan, swasembada energi, dan infrastruktur padat karya.
"Kita menargetkan penyaluran dana desa sebesar Rp31,9 miliar akan tersalurkan dan termanfaatkan bagi masyarakat selama 2026. Hingga pertengahan bulan ini baru tersalurkan Rp15,6 miliar atau 48,99 persen," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Pasaman Barat Syaikhul Putra di Simpang Empat, Jumat.
Menurut dia, dana yang tersalurkan itu merupakan dana tahap satu sebesar RpRp13,5 miliar.
Kemudian penyaluran tahap dua ada juga delapan nagari yang telah menerimanya sebesar Rp2 miliar.
"Sedangkan nagari lainnya masih proses pencairan tahap dua," kata dia.
Dia mengatakan dana desa itu digunakan untuk berbagai kegiatan seperti penanganan kemiskinan ekstrem melalui bantuan langsung tunai (BLT), penurunan stunting, ketahanan pangan, swasembada energi, dan infrastruktur padat karya.
Selain itu, juga ada anggaran untuk mendukung Koperasi Desa Merah Putih nantinya.
Dia menekankan nagari (desa) agar memanfaatkan dana desa sesuai aturan yang ada dalam Peraturan Menteri Desa PDT Nomor 15 Tahun 2025.
"Kami akan terus memberikan pembinaan kepada nagari melalui bimbingan teknis mengenai manajemen, keuangan, dan sumber daya manusia," ujarnya.
Selain itu, juga bekerja sama dengan aparat penegak hukum dengan memberikan pengetahuan mengenai aturan atau hukum penggunaan dana desa.
"Pembinaan terus kita lakukan agar tidak ada penyalahgunaan dana desa itu nantinya," katanya.
Pewarta: Altas Maulana
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
