
Satgas PRR upayakan normalisasi Sungai Maransi Padang cegah bencana

Padang (ANTARA) - Tim Satuan tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana Sumatera yang dibentuk oleh pemerintah pusat memberikan perhatian khusus terhadap kondisi Sungai Maransi, Padang, Sumatera Barat (Sumbar) yang memicu banjir di kawasan setempat.
Koordinator Satgas PRR Wilayah Sumbar Brigjen Pol Yopie Indra Sepang di Padang, Rabu mengatakan bahwa sungai tersebut telah didata pihaknya untuk pembahasan di tingkat pusat.
"Kemaren kami telah melakukan peninjauan dan penelitian langsung ke lokasi, didapati kondisinya memang perlu penanganan untuk mencegah banjir," katanya.
Ia menjelaskan kawasan Sungai Batang Maransi Padang merupakan titik yang berulang kali mengalami banjir setiap terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan lama.
Tim Satgas juga menemukan keadaan bahwa sungai itu mengalami sedimentasi yang menyebabkan berkurangnya kapasitas saluran sehingga memerlukan normalisasi.
Ia mengatakan pemerintah daerah telah berencana menggunakan dana Trasfer Ke Daerah (TKD) Provinsi 2026 dari APBN, namun masih terkendala pada proses pembebasan lahan di beberapa lokasi.
Kebutuhan pembangunan yang diperlukan di antaranya adalah waduk retensi, perbaikan saluran drainase, perbaikan saluran air dan normalisasi Sungai Batang Maransi.
'Kami sebagai wakil dari pemerintah pusat akan mendorong penanganan sungai ini agar bencana banjir bisa diatasi demi melindungi masyarakat," katanya.
Yopie menjelaskan turunnya Tim Satgas PRR Pascabencana Sumatera ke Padang adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap wilayah terdampak bencana, dimana pemerintah hadir untuk mempercepat pemulihan.
Satgas PRR Pascabencana Sumatra merupakan gabungan personel mulai dari Polri, TNI, dan berbagai kementerian atau lembaga terkait.
Setiap laporan dan temuan Tim Satgas akan dibawa ke pusat untuk dicarikan solusi serta penanganannya sesuai kondisi rill sebagaimana komitmen Presiden Prabowo Subianto.
Tim yang turun ke Sumbar dipimpin oleh Brigjen Pol Yopie Indra Sepang (Koordinator Wilayah Sumbar), bersama Kolonel Inf Feksy Dimuri Angi, dan Kombes Pol Dennie Andreas Dharmawan.
Kemudian anggota lainnya adalah Bripda Adriel Angkin Arisakti, Nurillah Utami (BNPB), dan Amalia Siti Rohmah (Kementerian PU).
Pewarta: Fathul Abdi
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
