
920 satuan pendidikan Sumbar terima perluasan revitalisasi sekolah

Padang (ANTARA) - Sumatera Barat (Sumbar) memperoleh perluasan manfaat program bantuan revitalisasi satuan pendidikan dari pemerintah pusat untuk 920 satuan pendidikan pada 2026, kata Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Vasco Ruseimy, Selasa.
"Pemerintah provinsi menyambut baik perluasan ini demi meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di Sumbar," katanya di Padang.
Ia mengatakan dari data laporan program bantuan revitalisasi tahun anggaran 2025 dan 2026 untuk Provinsi Sumbar, jumlah satuan pendidikan penerima bantuan di Sumbar meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada tahun lalu satuan penerima bantuan tercatat sebanyak 337 satuan pendidikan, sedangkan pada 2026 jumlahnya naik menjadi 920 satuan pendidikan dengan total nilai bantuan mencapai Rp617,24 miliar.
Ia mengatakan semakin luasnya cakupan penerima bantuan akan membuka peluang satuan pendidikan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan.
“Semakin banyak sekolah yang mendapatkan perhatian, maka itu berarti semakin banyak juga anak-anak kita yang bisa belajar di lingkungan yang lebih layak, aman, dan nyaman," katanya.
Ia mengatakan perluasan tersebut tidak hanya terlihat dari jumlah penerima, tetapi juga dari nilai bantuan yang dialokasikan oleh pemerintah pusat.
Pada 2025 bantuan revitalisasi untuk satuan pendidikan di Sumbar bagi 337 satuan pendidikan adalah sebesar Rp300.066.625.429, sedangkan pada 2026 sebesar Rp.617,24 miliar.
Menurutnya perluasan bantuan tersebut juga mencakup berbagai jenjang pendidikan, peningkatan paling signifikan terjadi pada jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) dan sekolah dasar (SD).
Jumlah penerima bantuan PAUD meningkat 774 persen dibandingkan 2025, SD meningkat 228 persen, dan pada jenjang SMP meningkat 53 persen.
Pada 2026 bantuan revitalisasi mencakup 271 satuan pendidikan PAUD dengan nilai sekitar Rp110,17 miliar, 443 SD dengan nilai sekitar Rp245,73 miliar, 142 SMP dengan nilai sekitar Rp172,44 miliar, 64 SMA/sederajat dengan nilai sekitar Rp88,89 miliar.
Vasko menilai perhatian yang lebih besar terhadap PAUD dan SD penting untuk memperkuat fondasi pendidikan sejak dini.
Menurutnya revitalisasi satuan pendidikan tidak selalu berarti pembangunan gedung baru, tapi juga berupa perbaikan seperti ruang kelas, atap, plafon, lantai, sanitasi, toilet, pengecatan, hingga penataan lingkungan sekolah.
"Pemprov Sumbar akan terus mengawal dan mendukung pelaksanaan program ini agar bantuan dari pemerintah pusat dapat memberikan manfaat optimal bagi satuan pendidikan penerima di Sumbar," katanya.
Ia mengatakan sinergitas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah diperlukan untuk memenuhi sarana dan prasarana pendidikan secara bertahap di Indonesia, khususnya Sumbar.
Pewarta: Fathul Abdi
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
