
Mobile JKN Permudah Proses Berobat, Alya Mahasiswa Asal Kota Solok

Solok (ANTARA) - Kemudahan layanan digital yang dihadirkan BPJS Kesehatan melalui Aplikasi Mobile JKN memberikan manfaat nyata bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Berbagai fitur yang tersedia tidak hanya mempermudah administrasi kepesertaan, tetapi juga membantu peserta memperoleh pelayanan kesehatan secara lebih cepat, praktis, dan efisien.
Manfaat tersebut dirasakan langsung oleh Sri Ananda Alya (20), seorang mahasiswa asal Kota Solok. Ia mengaku pertama kali menggunakan Aplikasi Mobile JKN ketika dirinya didiagnosis menderita penyakit yang mengharuskannya menjalani tindakan operasi di kota tempat ia sedang menempuh pendidikan.
Saat itu, kondisi kesehatannya menuntut penanganan segera, sementara Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) miliknya masih terdaftar di kampung halaman. Awalnya, Alya sempat khawatir harus pulang ke daerah asal hanya untuk mengurus perpindahan fasilitas kesehatan agar dapat memperoleh surat rujukan.
"Orang tua saya kemudian mencari informasi melalui sosial media BPJS Kesehatan. Dari situlah kami mengetahui bahwa perpindahan FKTP ternyata bisa dilakukan langsung melalui Aplikasi Mobile JKN. Saya langsung mengunduh aplikasinya dan mengurus perpindahan tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan. Hal ini sangat membantu, apalagi saat kondisi saya sedang membutuhkan penanganan secepatnya," ujar Alya.
Meski mengetahui bahwa perpindahan FKTP baru akan efektif berlaku pada tanggal 1 di bulan berikutnya, Alya tetap merasa fitur tersebut menjadi solusi yang sangat memudahkan dibandingkan harus pulang ke kampung halaman hanya untuk mengurus administrasi.
Perjalanan pengobatan Alya pun berlanjut hingga proses mendapatkan surat rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan. Dalam proses tersebut, ia memperoleh informasi baru mengenai fitur Antrean Online yang tersedia pada Aplikasi Mobile JKN.
"Saya diberi tahu oleh teman saya, kalau di aplikasi Mobile JKN kita bisa memilih dokter sekaligus mengambil nomor antrean. Sebelumnya saya tidak tahu fitur itu ada. Biasanya saya datang langsung ke klinik untuk mengambil antrean dan tidak bisa memilih dokter yang saya inginkan," ungkapnya.
Menurut Alya, kehadiran fitur antrean online membuat proses pelayanan menjadi jauh lebih terencana. Ia dapat menentukan jadwal pemeriksaan sesuai kebutuhan sekaligus memilih dokter yang diinginkan tanpa harus datang lebih awal hanya untuk mengambil nomor antrean.
Setelah menjalani operasi, Sri masih harus melakukan kontrol rutin setiap minggu. Seluruh proses tersebut semakin mudah karena nomor antrean dapat diambil melalui aplikasi beberapa hari sebelum jadwal pemeriksaan.
"Untuk kontrol setelah operasi, saya cukup mengambil antrean melalui aplikasi, biasanya saya ambil lima hari sebelum jadwal. Memang setelah mengambil antrean online, kita tetap harus melakukan verifikasi di bagian admisi rumah sakit sebelum bertemu dokter. Namun, prosesnya tetap jauh lebih praktis dibandingkan harus mengantre dari awal," jelasnya.
Tidak hanya memanfaatkan fitur antrean, Alya juga merasakan manfaat fitur Info Riwayat Pelayanan yang tersedia pada Aplikasi Mobile JKN. Melalui fitur tersebut, ia dapat melihat kembali riwayat pelayanan kesehatan yang pernah diterimanya, mulai dari penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) hingga riwayat surat rujukan dari fasilitas kesehatan.
"Menurut saya fitur ini sangat bermanfaat karena seluruh riwayat pelayanan kesehatan bisa dilihat kembali kapan saja. Jadi kita tidak perlu khawatir jika sewaktu-waktu membutuhkan informasi mengenai riwayat pemeriksaan atau rujukan yang pernah kita dapatkan," katanya.
Mengakhiri ceritanya, Alya mengaku aplikasi Mobile JKN menjadi salah satu solusi yang sangat membantu selama proses pengobatan, mulai dari sebelum operasi hingga masa pemulihan. Berbagai layanan digital yang tersedia membuat proses administrasi menjadi lebih sederhana, sehingga dirinya dapat lebih fokus menjalani pengobatan.
"Kalau tidak ada Mobile JKN, mungkin saya harus pulang kampung dulu hanya untuk mengurus perpindahan FKTP dan mendapatkan surat rujukan. Belum lagi harus mengantre lama setiap kali berobat. Berkat aplikasi ini, semua proses menjadi lebih mudah, lebih cepat, dan saya juga bisa memilih dokter sesuai kebutuhan. Saya berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan Mobile JKN karena manfaatnya benar-benar saya rasakan sendiri," tutup Alya.
Pewarta: Rls
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
