
Pemkot Padang Panjang Perkuat Edukasi Perlindungan Anak Cegah Kekerasan dan Perkawinan Dini

Padang Panjang (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, memperkuat edukasi perlindungan anak melalui sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak dan pencegahan perkawinan anak sebagai upaya menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi tumbuh kembang generasi muda.
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) di Aula Hotel Rang Kayo Basa, Kamis, diikuti 60 peserta dari berbagai unsur masyarakat.
Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA Kota Padang Panjang Winarno mengatakan perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan keterlibatan keluarga, sekolah, pemerintah, tokoh masyarakat, dan lingkungan sekitar.
"Perlindungan anak membutuhkan sinergi semua pihak. Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat semakin memahami hak-hak anak, mengenali berbagai bentuk kekerasan, serta bersama-sama mencegah terjadinya perkawinan anak demi menyelamatkan masa depan generasi penerus," katanya.
Menurut dia, meningkatnya pemahaman masyarakat menjadi langkah penting untuk mencegah kekerasan terhadap anak maupun praktik perkawinan usia dini yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah.
Ia menambahkan kolaborasi antara pemerintah, TP-PKK, lembaga pendidikan, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar Kota Padang Panjang mampu mewujudkan lingkungan yang aman, ramah anak, dan mendukung lahirnya generasi berkualitas.
Pada kesempatan itu, Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang Ny. Maria Feronika Hendri menekankan pentingnya pola asuh positif serta komunikasi yang terbuka
Pewarta: Isril Naidi
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
