
Banjir rendam dua jorong di Agam dampak curah hujan tinggi

Lubukbasung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat dua jorong di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya direndam banjir akibat meluapkan air sungai di daerah itu, Senin siang.
"Jorong Kubu dan Jorong Nagari direndam banjir dan ini berdasarkan laporan yang kita terima dari pemerintah nagari," kata Kepala Pelaksana BPBD Agam Rahmat Lasmono di Lubuk Basung, Senin.
Ia mengatakan di Jorong Kubu air mengenangi jalan sekitar 30 centimeter akibat meluapkan air Sungai Batang Kumayo.
Sedangkan di Jorong Nagari, debat air di Sungai Batang Rangeh naik dan kondisi masih aman.
Saat ini, ia belum menerima informasi jumlah rumah terdampak banjir dan termasuk warga yang mengungsi.
"Pemerintah Nagari Sungai Batang sudah mengimbau kepada warganya untuk selalu waspada terhadap bencana dan segera mengungsi ke lokasi lebih aman," katanya.
Ia menambahkan telah menyiagakan Satgas untuk turun ke lokasi di dua jorong tersebut.
"Kita menyiapkan personil untuk ke lokasi dalam membantu warga dampak dari banjir tersebut," katanya.
Ia mengakui lokasi tersebut merupakan banjir susulan akibat Sungai Batang Kumayo dan Sungai Batang Rangeh tertimbun material banjir bandang terjadi pada akhir November 2026.
Apabila curah hujan cukup tinggi, tambahnya banjir bakal melanda daerah tersebut setelah sungai terjadi pendangkalan
Namun Balai Wilayah Sungai V Padang sedang bekerja untuk melakukan normalisasi Sungai Batang Kumayo.
"Alat berat milik BWS telah membersihkan material menimbun badan sungai," katanya.
Pewarta: Yusrizal
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
