Logo Header Antaranews Sumbar

Satgas nasional PRR tinjau lokasi terdampak bencana di Pasaman Barat

Kamis, 30 Juli 2026 03:55 WIB
Image Print
Ketua Tim Supervisi Satuan Tugas Nasional Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana, Brigjen Pol. Yopie Indra Sepang saat meninjau titik lokasi terdampak bencana alam di Kecamatan Talamau, Rabu (29/7/2026). ANTARA/Altas Maulana.

Simpang Empat (ANTARA) - Satuan Tugas Nasional Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana Alam Sumatera melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi terdampak bencana alam di Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Rabu.

Ketua Tim Supervisi PRR pascabencana, Brigjen Pol. Yopie Indra Sepang, menjelaskan kunjungannya bertujuan untuk memonitor dan mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan pemerintah daerah, sehingga kendala yang ditemui dapat dicarikan solusi bersama.

Ia mengapresiasi langkah cepat Pemkab Pasaman Barat yang telah menyiapkan jalan alternatif dari Jembatan Panjang menuju Bangkok Kecamatan Talamau.

"Kami sudah melihat beberapa lokasi. Salah satu kendala yang kami temui adalah permasalahan sungai dan jalan," katanya.

Dia melihat kondisi jalan yang memang rawan dilalui, seperti di Polongan Anam. Meskipun demikian, Pemkab Pasaman Barat juga sudah mencari solusi dengan membuat jalan alternatif,' kata dia.

Adapun peningkatan Jalan Jembatan Panjang-Bangkok di Kecamatan Talamau bersumber dari APBD Kabupaten Pasaman Barat Tahun Anggaran 2026 senilai Rp1.416.050.071.

Sedangkan penanganan Polongan Anam bersumber dari anggaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat senilai lebih kurang Rp12 miliar yang tersebar di lima titik kerusakan dan saat ini masih dalam proses lelang.

Selain meninjau Polongan Anam dan jalan alternatif, rombongan juga meninjau penanganan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jembatan Panjang, hingga Jembatan Aia Gadang.

Bupati Pasaman Barat Yulianto menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat melalui Satgas Nasional yang turun langsung melihat kondisi di lapangan.

"Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat .Dampak bencana beberapa waktu lalu cukup ekstrem dan kerusakan masih berpotensi terjadi karena Pasaman Barat merupakan daerah rawan bencana, seperti gempa bumi, banjir, dan longsor," ujarnya.

Dia menegaskan Pemkab Pasaman Barat terus menjalin koordinasi intensif dengan pemerintah pusat melalui Menteri Dalam Negeri selaku Ketua Satgas Nasional.

"Kami selalu menjalin koordinasi yang baik dengan pemerintah pusat. Hari ini kami bersama-sama turun ke lapangan mendampingi bersama rombongan untuk mencari solusi terbaik," ucapnya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Satgas nasional PRR tinjau lokasi terdampak bencana di Pasaman Barat



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026