
Pemkot Solok percepat penerapan manajemen talenta ASN

Solok (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Solok, Sumatera Barat, mempercepat penerapan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN) berbasis kompetensi melalui ekspose di Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai upaya mewujudkan penempatan, pengembangan karier, dan promosi pegawai secara objektif serta profesional.
Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra di Solok, Rabu, mengatakan manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap aparatur sipil negara memperoleh kesempatan pengembangan karier berdasarkan kompetensi, potensi, kinerja, dan integritas.
Menurut dia, penerapan sistem tersebut diharapkan mampu memperkuat tata kelola kepegawaian yang transparan sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik melalui penempatan pegawai yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Sebelumnya, Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Suharmen mengatakan implementasi manajemen talenta merupakan bagian dari upaya membangun standardisasi nasional sebagai dasar mobilitas talenta ASN antarlembaga.
Ia menjelaskan standardisasi tersebut memberikan acuan yang sama bagi seluruh instansi pemerintah dalam mengidentifikasi, mengembangkan, dan menempatkan talenta ASN sehingga proses pengelolaan sumber daya manusia menjadi lebih terukur dan akuntabel.
Untuk mendukung kebijakan itu, BKN telah mengembangkan ekosistem manajemen talenta yang terintegrasi melalui Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN), Lemari Digital ASN, Profiling ASN (PROASN), serta Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA).
Melalui integrasi berbagai platform tersebut, kata dia, proses pengelolaan data kepegawaian diharapkan lebih akurat sehingga dapat menjadi dasar dalam penyusunan peta talenta ASN secara nasional sekaligus mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
Wali Kota Solok juga mengatakan Pemerintah Kota Solok berkomitmen mempercepat penginputan dan validasi data kepegawaian pada platform SIASN dan e-Kinerja BKN sebagai bagian dari implementasi manajemen talenta di daerah.
Menurut dia, data kepegawaian yang lengkap dan valid menjadi prasyarat agar proses mutasi, rotasi, promosi, serta pengisian jabatan dapat dilaksanakan secara objektif berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan capaian kinerja pegawai.
Pemerintah Kota Solok berharap penerapan manajemen talenta mampu menciptakan sistem pengelolaan ASN yang lebih profesional, meningkatkan efektivitas organisasi perangkat daerah, serta mendukung terwujudnya birokrasi yang adaptif dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.
Pewarta: Rahmatul Laila
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
