Logo Header Antaranews Sumbar

Sawahlunto tingkatkan produktivitas pertanian lewat jalan usaha tani

Jumat, 24 Juli 2026 18:30 WIB
Image Print
Serah terima bantuan jalan usaha tani dan irigasi perpipaan untuk Kelompok Tani di Desa Salak Kota Sawahlunto, baru-baru ini. (ANTARA/HO-Dinas Pertanian Sawahlunto)

Sawahlunto (ANTARA) - Pemerintah Kota Sawahlunto, Sumatera Barat memperkuat produktivitas sektor pertanian melalui pembangunan jalan usaha tani dan irigasi perpipaan untuk memperlancar akses produksi, meningkatkan intensitas tanam, serta mendukung ketahanan pangan daerah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto Heni Purwaningsih di Sawahlunto, Kamis, mengatakan pembangunan prasarana tersebut merupakan bagian dari Program Pembangunan Prasarana Pertanian yang didanai melalui Dana Tugas Pembantuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026.

Menurut dia, jalan usaha tani dan irigasi perpipaan menjadi infrastruktur dasar yang mendukung kegiatan budidaya karena mempermudah akses petani menuju lahan, memperlancar distribusi sarana produksi dan hasil panen, serta menjamin ketersediaan air bagi tanaman.

"Keberadaan jalan usaha tani dan irigasi perpipaan diharapkan dapat mempercepat musim tanam, meningkatkan indeks pertanaman, dan mendorong peningkatan produksi pertanian sebagai bagian dari upaya menjaga swasembada pangan," kata dia.

Pembangunan jalan usaha tani dilaksanakan secara swakelola oleh Kelompok Tani Sawah Lambuik di Desa Batu Tanjung, sedangkan pembangunan irigasi perpipaan dilakukan oleh Kelompok Tani Tayeh di Desa Salak. Pelaksanaan melalui pola swakelola melibatkan kelompok tani sejak tahap pembangunan sehingga memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan prasarana pertanian.

Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah mengatakan pemerintah daerah mengarahkan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa memperkuat sinergi dengan penyuluh pertanian serta kelompok tani agar infrastruktur yang telah dibangun dimanfaatkan secara optimal.

Menurut dia, kolaborasi tersebut diperlukan untuk memastikan pembangunan prasarana pertanian tidak berhenti pada penyediaan sarana fisik, tetapi mampu meningkatkan produktivitas lahan, mempercepat aktivitas budidaya, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

"Pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar setiap pembangunan infrastruktur pertanian memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi, kesejahteraan petani, dan ketahanan pangan daerah," katanya.

Pemerintah Kota Sawahlunto menjadikan pembangunan jalan usaha tani dan irigasi perpipaan sebagai bagian dari strategi penguatan sektor pertanian melalui peningkatan efisiensi usaha tani, pemberdayaan kelompok tani, dan penyediaan infrastruktur produksi yang berkelanjutan.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026