Logo Header Antaranews Sumbar

Bawaslu Agam ajak 1.245 siswa SMKN 2 Lubuk Basung awasi Pemilu

Rabu, 22 Juli 2026 13:12 WIB
Image Print
Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Agam Yuhendra sedang berada dihadapan ribuan siswa SMKN 2 Lubuk Basung, Rabu (22/7/2026). ANTARA/HO/Bawaslu Agam

Lubukbasung (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengajak sebanyak 1.245 siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Lubuk Basung ikut berperan untuk awasi Pemilu dan melawan politik uang.

"Melawan politik uang dalam Pemilu berarti memberantas cikal bakal terjadinya korupsi," kata Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Agam Yuhendra di Lubuk Basung saat apel pagi 1.245 siswa SMK Negeri 2 Lubuk Basung, Rabu.

Ia mengatakan pemilih pemula harus menghindari politik uang, karena memilih calon yang melakukan politik uang artinya oknum tersebut telah mengeluarkan banyak modal untuk terpilih, sehingga potensi melakukan korupsi setelah terpilih sangat besar.

Untuk itu sangat penting memilih calon berdasarkan visi misi dan potensinya untuk memberikan yang terbaik bagi negeri.

"Sebagai pemilih pemula, kita harus menghindari politik uang, menggunakan hak pilih dengan bijak, dan ikut berpartisipasi untuk mengawasi Pemilu," katanya.

Ia menambahkan Pemilu secara demokratis dilakukan lima tahun sekali dan ini merupakan amanat UUD 1945 Pasal 22(e) yang harus dikawal untuk memastikan penyelenggaraannya jujur dan adil.

Melalui kegiatan sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif bagi pemilih pemula, para siswa diajak untuk membahas pentingnya menjaga demokrasi serta meningkatkan kesadaran terhadap Pemilu.

“Demokrasi adalah dari rakyat untuk rakyat. Sekitar 56 persen dari total pemilih di 2024 adalah pemilih muda. Artinya dalam Pemilu, pemilih muda adalah kelompok terbesar yang menentukan nasib bangsa," katanya .

Selain menjelaskan materi terkait Pemilu secara mendalam, pada pertemuan juga dilakukan proses uji petik terhadap siswi yang sudah memiliki e-KTP.

Uji petik dilakukan dengan menyandingkan data adminduk dengan hasil pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.

Untuk memastikan hak pilih siswa, Bawaslu Agam juga secara resmi telah mengirimkan surat kepada SMK Negeri 2 Lubuk Basung.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Bawaslu Agam dalam menjalankan fungsi pencegahan, pengawasan, dan edukasi kepemiluan.

"Melalui penguatan literasi demokrasi, pengawalan hak pilih, serta pelibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif, kita berupaya memastikan setiap tahapan Pemilu berjalan sesuai peraturan perundang-undangan, sehingga tercipta Pemilu yang berkualitas, berintegritas, jujur, dan adil," katanya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026