Logo Header Antaranews Sumbar

Mobile JKN Jadi Solusi Praktis, Mahasiswa di Kota Solok Apresiasi Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan

Selasa, 21 Juli 2026 14:27 WIB
Image Print

Solok (ANTARA) - Aplikasi Mobile JKN dinilai semakin memudahkan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam mengakses layanan kesehatan maupun administrasi kepesertaan secara digital. Berbagai fitur yang tersedia memungkinkan peserta memperoleh layanan tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan atau Kantor BPJS Kesehatan.


Diva Sobatul Islamiah (21), mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan Poltekkes Kemenkes Padang Kampus Solok, mengaku telah cukup lama memanfaatkan layanan digital BPJS Kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN. Menurutnya, aplikasi tersebut membantu peserta mengakses layanan administrasi dengan lebih praktis, salah satunya melalui fitur antrean online.
“Tidak perlu antre lama saat berobat, nomor antrean bisa diambil dari rumah saja,” ucapnya.


Diva menilai, digitalisasi layanan melalui Aplikasi Mobile JKN membuat proses memperoleh pelayanan kesehatan menjadi lebih efisien. Ia berharap semakin banyak peserta JKN memanfaatkan aplikasi tersebut sehingga waktu tunggu pelayanan dapat ditekan dan proses administrasi menjadi lebih sederhana.


Sementara itu, pengalaman berbeda disampaikan oleh Mutia Nayla (21). Mahasiswa tersebut mengaku baru mengenal berbagai fitur Aplikasi Mobile JKN setelah mengikuti kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan BPJS Kesehatan di kampusnya. Sebelumnya, ia sempat mengalami kesulitan saat ingin mengakses data kepesertaan karena kartu fisik JKN miliknya mengalami kerusakan.


Setelah mengunduh Aplikasi Mobile JKN, Mutia dapat dengan mudah melihat kembali status kepesertaan beserta berbagai informasi penting lainnya langsung melalui telepon genggamnya. Baginya, aplikasi tersebut menjadi solusi yang sangat membantu karena seluruh kebutuhan layanan peserta telah terintegrasi dalam satu platform digital.


"Ternyata, semua yang dibutuhkan peserta ada di aplikasi ini," katanya.


Mutia pun berkomitmen untuk mengenalkan Aplikasi Mobile JKN kepada keluarga dan teman-temannya agar semakin banyak masyarakat memanfaatkan layanan digital yang telah disediakan BPJS Kesehatan.


Kepala BPJS Kesehatan Cabang Solok, Neri Eka Putri, menjelaskan bahwa Aplikasi Mobile JKN terus dikembangkan sebagai bentuk komitmen BPJS Kesehatan dalam menghadirkan layanan yang mudah diakses oleh seluruh peserta, termasuk kalangan generasi muda. Selain menyediakan berbagai layanan administrasi kepesertaan, aplikasi ini juga dilengkapi fitur yang mendukung upaya promotif dan preventif, salah satunya Skrining Riwayat Kesehatan.


"Kami berharap Aplikasi Mobile JKN tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan administrasi kepesertaan, tetapi juga menjadi sarana bagi generasi muda untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat," ujar Neri (12/06).


Menurutnya, fitur Skrining Riwayat Kesehatan dapat dimanfaatkan peserta untuk mengetahui faktor risiko penyakit tidak menular, seperti diabetes melitus dan hipertensi. Dengan melakukan deteksi sejak dini, peserta memiliki peluang lebih besar untuk melakukan perubahan gaya hidup maupun memperoleh penanganan medis sebelum penyakit berkembang menjadi lebih serius.
"Deteksi dini terhadap penyakit kronis sangat penting untuk mencegah terjadinya komplikasi di kemudian hari," tambahnya.


Neri menegaskan, BPJS Kesehatan akan terus memperluas edukasi mengenai pemanfaatan layanan digital kepada berbagai lapisan masyarakat, termasuk mahasiswa. Melalui peningkatan literasi digital tersebut, diharapkan semakin banyak peserta JKN yang memanfaatkan seluruh fitur Aplikasi Mobile JKN sehingga akses terhadap layanan kesehatan menjadi semakin mudah, cepat, efisien, dan berkualitas.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026