
TMMD Ke-129 resmi dibuka, Kodim Agam perkuat kemanunggalan TNI-Rakyat

Bukittinggi (ANTARA) - Komando Distrik Militer (Kodim) 0304/Agam menggelar Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129, Rabu (15/7) di Lapangan Wirabraja, Kota Bukittinggi.
Kegiatan ini menandai dimulainya pelaksanaan perkuatan kemanunggalan TNI bersama rakyat yang dipusatkan di Nagari (Desa) Nan Tujuah, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam.
Komandan Kodim (Dandim) 0304/Agam, Letkol Inf. Viko Hendrika Sandro, mengatakan TMMD merupakan program terpadu yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat sebagai upaya mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
"Sasaran fisik TMMD Ke-129 meliputi pembukaan dan peningkatan akses jalan, pembangunan Jembatan Aramco, serta program bedah rumah bagi warga yang membutuhkan," katanya.
Selain itu, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan di bidang wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian, hingga pemberdayaan masyarakat.
"Tidak hanya pembangunan infrastruktur, TMMD juga bertujuan membangun kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat," ujarnya.
Selain sasaran utama tersebut, TMMD Ke-129 juga memiliki program tambahan berupa gotong royong membersihkan aliran sungai dan kawasan pasar.
Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan fasilitas umum.
Wakil Bupati Agam M. Iqbal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya TMMD Ke-129 di Kabupaten Agam.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam kami menyampaikan terima kasih dengan menunjuk Kabupaten Agam sebagai lokasi pelaksanaan TMMD Ke-129 yang dipusatkan di Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuh," katanya.
Pelaksanaan TMMD berlangsung selama satu bulan, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026, dengan melibatkan personel TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat melalui semangat gotong royong.
"TNI memiliki peran besar dalam perjalanan pembangunan bangsa, mulai dari mempertahankan kemerdekaan hingga mendukung pembangunan nasional dan daerah. Karena lahir dari rakyat, bersama rakyat, dan untuk rakyat, kehadiran TNI melalui program TMMD menjadi simbol kemanunggalan yang terus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun desa menuju masyarakat yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera," kata Wakil Bupati.
Dalam pelaksanaannya, sasaran utama TMMD Ke-129 adalah pembukaan dan peningkatan jalan sepanjang 1.900 meter dengan lebar empat meter di Nagari Nan Tujuah.
Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar akses transportasi masyarakat, membuka kawasan ekonomi baru, mempermudah distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Selain pembangunan jalan, TMMD juga mencakup pembangunan Jembatan Aramco, rehabilitasi enam unit rumah tidak layak huni, berbagai penyuluhan kepada masyarakat, serta kegiatan pembersihan sungai dan pasar.
Seluruh program tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pewarta: Alfatah
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
