Logo Header Antaranews Sumbar

Wako Fadly Amran : Hunsela jadi solusi transisi jelang pembangunan hunian tetap

Rabu, 15 Juli 2026 14:51 WIB
Image Print

Padang (ANTARA) - Wali Kota Padang, Fadly Amran meresmikan sekaligus menyerahkan kunci 18 unit Hunian Sementara Sehat dan Layak (Hunsela) kepada warga penyintas bencana hidrometeorologi di kawasan Rimbo Panjang, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Padang, Rabu.

"Selamat kepada bapak dan ibu yang hari ini menempati Hunsela. Semoga hunian sementara ini memberikan kenyamanan dan menjadi awal yang baik untuk bangkit kembali setelah bencana," kata Fadly Amran di Padang, Rabu.

Fadly menjelaskan bahwa kehadiran Hunsela menjadi solusi transisi yang sangat krusial untuk menyediakan tempat tinggal yang sehat, aman, dan layak bagi warga terdampak.

Langkah ini juga sekaligus mendukung percepatan rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana di wilayah Kota Padang hingga pembangunan hunian tetap (Huntap) terealisasi penuh.

Ia menegaskan Pemerintah Kota Padang berkomitmen kuat mengawal proses pemulihan pascabencana secara menyeluruh, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar penyintas hingga penyelesaian pembangunan fisik Huntap.

Guna mendukung kelayakan kawasan tersebut, Pemko Padang juga segera mempercepat penyediaan sarana infrastruktur pendukung di sekitar area Hunsela, seperti akses jalan dan jaringan air bersih.

Wali Kota turut mengapresiasi setinggi-tingginya kepada DPP IKA Unand, Asosiasi Perempuan Peduli Bencana, Universitas Baiturrahmah (Unbrah), FMIPA Unand, serta para donatur yang telah bergotong royong membantu masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Hunsela Rimbo Panjang dan Gerbang Langit, Mairawita, menyebutkan bahwa hingga pertengahan tahun 2026 ini, pihaknya telah membangun sebanyak 38 unit Hunsela secara bertahap.

Mairawita menambahkan, pembangunan 18 unit Hunsela yang diresmikan kali ini terdiri atas 15 unit di kawasan Rimbo Panjang dan tiga unit di kawasan Gerbang Langit.

Seluruh unit tersebut kini mulai ditempati oleh warga setempat yang kehilangan rumah akibat terjangan bencana banjir bandang dan tanah longsor pada penghujung tahun 2025 lalu.

Menurut Mairawita, seluruh struktur Hunsela sengaja dibangun di atas lahan yang tidak memiliki persoalan status maupun kepemilikan agar mempermudah rencana pembangunan Huntap permanen pada masa mendatang.

Acara peresmian tersebut turut dihadiri oleh Ketua Yayasan Unbrah Hj. Maizarnis, Rektor Unbrah Musliar Kasim, Sekretaris Unand Aidinil Zetra, Dekan FMIPA Unand Mai Efdi, Wakil Ketua Umum DPP IKA Unand Hary Efendi Iskandar, Sekda Kota Padang Raju Minropa, serta elemen masyarakat Lambung Bukit.*



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026