Logo Header Antaranews Sumbar

PDAM Padang tetap salurkan air di tengah perbaikan IPA

Jumat, 10 Juli 2026 15:47 WIB
Image Print
Direktur Utama PDAM Padang Hendra Pebrizal (tengah) saat jumpa pers di Padang, Jumat (10/7). ANTARA/FathulAbdi

Padang (ANTARA) - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) memilih tetap menyalurkan air kepada puluhan ribu warga di tengah berlangsungnya perbaikan Instalasi Pengolah Air (IPA) Gunung Pangilun, kota setempat.

Hal itu dikatakan langsung oleh Direktur Utama PDAM Padang Hendra Pebrizal didampingi oleh Direktur Teknik Andri Satria dan jajaran dalam jumpa pers di Padang, Jumat.

"Keputusan ini harus diambil agar kebutuhan air puluhan ribu warga yang airnya disuplai dari IPA Gunung Pangilun bisa tetap terpenuhi," katanya.

Ia menerangkan ada dua opsi terkait pengerjaan yang sedang berjalan, pertama adalah menutup total distribusi air kepada pelanggan agar pengerjaannya bisa dilakukan lebih cepat sekitar dua bulan dari jadwal.

Kedua adalah tetap menyalurkan air kepada pelanggan semaksimal mungkin dengan konsekuensinya berdampak pada kualitas dan kuantitas air yang disalurkan ke warga.

Sesuai jadwal, pegerjaan IPA Gunung Pangilun yang dilakukan oleh Kementerian PU dimulai sejak 22 Desember 2025 dan akan berakhir pada Desember tahun ini.

Ia mengatakan di tengah pilihan yang tidak mudah itu akhirnya PDAM memilih untuk tetap menyalurkan air kepada pelanggan, karena jika ditutup secara total akan menyulitkan masyarakat.

Jika IPA Gunung Pangilun ditutup total maka dampaknya akan dirasakan oleh wraga di kawasan pusat kota dengan total mencapai 50 ribu orang.

Oleh karenanya PDAM menyampaikan permohonan maaf jika air yang disalurkan ke warga mengalami keruh sementara, tekanan air menurun, atau terjadi gangguan distribusi pada jam tertentu.

Ia mengatakan selama perbaikan itu dilakukan penggalian di area intake dan aliran sungai untuk pembangunan prasedimen, serta perbaikan pada unit pengolahan agar proses produksi air menjadi lebih optimal.

Pekerjaan meliputi rehabilitasi unit prasedimentasi, accelerator, dan filtrasi guna meningkatkan kualitas pengolahan air serta optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) usai dihantam bencana pada November 2025.

Direktur Teknik Andri Satria mengatakan khusus untuk perbaikan filter di IPA Gunung Pangilun, dari 12 unit filter saat ini sudah selesai 10 unit.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026