
Pemkot Solok jadikan PJPK acuan kebijakan pembangunan daerah

Solok (ANTARA) - Pemerintah Kota Solok, Sumatera Barat menjadikan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) sebagai acuan penyusunan kebijakan pembangunan daerah guna mengendalikan pertumbuhan penduduk, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat sinergi lintas sektor.
Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra, di Solok, Kamis, mengatakan PJPK menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah dalam menyusun program pembangunan agar selaras dengan dinamika kependudukan.
Menurut dia, pembangunan harus didasarkan pada data kependudukan yang akurat sehingga mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mengendalikan laju pertumbuhan penduduk, serta memperkuat koordinasi lintas sektor.
Ia juga menyoroti laju pertumbuhan penduduk di Kota Solok yang menunjukkan tren cukup tinggi.
Menurutnya, kondisi tersebut menuntut langkah-langkah strategis dan terencana agar pertumbuhan yang ada tidak menjadi beban di masa depan.
"Laju pertumbuhan penduduk kita saat ini cukup tinggi dan ini harus menjadi perhatian bersama. Kita memerlukan langkah-langkah yang terencana dengan menjadikan PJPK ini sebagai acuan utama dalam penyusunan setiap kebijakan serta program pembangunan daerah ke depan," ujar dia.
Sekretaris Daerah Kota Solok Desmon menegaskan bahwa penanganan urusan kependudukan tidak boleh hanya berfokus pada jumlah angka, melainkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakatnya.
"Peningkatan kuantitas atau jumlah penduduk mutlak harus diiringi dengan peningkatan kualitasnya. Oleh karena itu, dokumen PJPK ini wajib menjadi pedoman penting bagi seluruh perangkat daerah dalam menyusun program kerja yang aplikatif," katanya.
Di sisi lain, program kependudukan Kota Solok mendapat sinyal positif dari tingkat regional.
Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Sumatera Barat Mardalena Wati Yulia mengapresiasi keseriusan Pemerintah Kota Solok dalam mengawal regulasi kependudukan terstruktur.
"Kami mengapresiasi komitmen penuh Pemerintah Kota Solok atas penyusunan dokumen PJPK ini," katanya.
Selain itu, Kota Solok terbukti telah menyusun dokumen dengan sangat baik, bahkan dokumen ini telah mengikuti proses penilaian di tingkat pusat sebagai bagian dari evaluasi kualitas pembangunan kependudukan nasional.
Melalui monitoring dan evaluasi berkala ini, Pemerintah Kota Solok berharap kolaborasi seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan dapat semakin solid demi mewujudkan pembangunan kependudukan yang berkelanjutan.
Sebelumnya, Pemkot Solok telah menggelar monitoring dan evaluasi PJPK Kota Solok tahun 2025 di Akmal Room Bapperida, Rabu (8/7). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berwawasan kependudukan.
Pewarta: Rahmatul Laila
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
