Logo Header Antaranews Sumbar

Pramuka Sawahlunto bentuk Saka Anti Narkotika cegah penyalahgunaan

Kamis, 9 Juli 2026 12:05 WIB
Image Print
Wawako Sawahlunto Jeffry Hibatullah bersama Kepala BNN Kota Sawahlunto Didit Bagus Wicaksono menandatangani kerja sama untuk pembentukan rintisan Saka Anti Narkoba. ANTARA/Yudha Ahada

Sawahlunto (ANTARA) - Kwartir Cabang (Kwarcab) 11 Gerakan Pramuka Sawahlunto bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sawahlunto membentuk Rintisan Saka Anti-Narkotika sebagai upaya memperluas edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba bagi anggota Pramuka di sekolah di kota setempat.

Ketua Kwarcab 11 Gerakan Pramuka Sawahlunto Jeffry Hibatullah di Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis, mengatakan Gerakan Pramuka dipilih karena memiliki jaringan pembinaan generasi muda di sekolah yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Menurut dia, melalui Rintisan Saka Anti-Narkotika, anggota Pramuka akan mengikuti pembinaan, pelatihan dan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter dan upaya pencegahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kepala BNN Kota Sawahlunto Didit Bagus Wicaksono mengatakan pembentukan Rintisan Saka Anti-Narkotika merupakan tahap awal pelaksanaan Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui jaringan pembinaan Gerakan Pramuka.

Menurut Didit, teknis pembentukan Saka Anti-Narkotika, pola pembinaan, dan pelaksanaan kegiatan akan disusun lebih lanjut oleh jajaran pelaksana BNN bersama Kwarcab 11 Gerakan Pramuka Sawahlunto.

Pembentukan Rintisan Saka Anti-Narkotika diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kwarcab 11 Gerakan Pramuka Sawahlunto dan BNN Kota Sawahlunto sebagai dasar pelaksanaan program pembinaan dan edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba bagi anggota Pramuka di daerah itu.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026