
Padang Pariaman terima bantuan ekskavator pulihkan sektor perikanan

Parik Malintang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat menerima bantuan satu unit ekskavator dari pemerintah pusat untuk mempercepat pemulihan infrastruktur sektor perikanan yang terdampak bencana banjir dan longsor yang terjadi akhir 2025.
"Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat, khususnya para pelaku perikanan yang terdampak bencana," kata Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis seperti yang diterima Antara di Padang Pariaman, Kamis.
Ia mengatakan ekskavator itu akan dimanfaatkan untuk memperbaiki lahan, jaringan irigasi, serta jalan produksi yang menjadi penunjang aktivitas pelaku usaha perikanan di daerah tersebut.
Menurutnya dengan infrastruktur yang rusak kembali diperbaiki maka aktivitas ekonomi masyarakat khususnya di sektor perikanan dapat kembali berjalan optimal pasca bencana.
Bupati menegaskan komitmen Pemkab Padang Pariaman untuk mendukung berbagai program prioritas nasional di sektor kelautan dan perikanan, termasuk penguatan ketahanan pangan melalui peningkatan produktivitas perikanan.
Ia mengapresiasi perhatian pemerintah pusat dan DPR RI terhadap upaya pemulihan pascabencana di Padang Pariaman, terutama untuk mengembalikan produktivitas sektor perikanan yang menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat.
Diketahui bantuan tersebut diserahkan oleh Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto kepada Bupati Padang Pariaman pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia Tahun 2026 yang berlangsung di Jakarta, Kamis.
Rakornas yang mengusung tema "Akselerasi Program Kerja Prioritas Nasional Sektor Kelautan dan Perikanan untuk Mendukung Swasembada Pangan" tersebut diikuti oleh sejumlah kementerian dan pemerintah daerah di Indonesia.
Forum tersebut menjadi wadah memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan program prioritas sektor kelautan dan perikanan.
Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati, akrab disapa Titiek Soeharto, menegaskan komitmen pihaknya dalam mengoptimalkan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, ketahanan pangan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Titiek, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Sektor Kelautan dan Perikanan Tahun 2026 di Jakarta, Kamis, menyampaikan kelautan dan perikanan merupakan sektor strategis yang memiliki peran penting bagi masa depan Indonesia.
"Sektor kelautan dan perikanan sebagai sektor strategis bagi masa depan bangsa. Karena tidak hanya berkaitan dengan produksi ikan dan pemanfaatan sumber daya laut saja, tetapi juga menyangkut ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya
Pewarta: Aadiaat MS
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
