Logo Header Antaranews Sumbar

Jalan Kelok 44 Agam kembali longsor dampak hujan

Kamis, 2 Juli 2026 15:10 WIB
Image Print
Anggota Polsek Tanjung Raya sedang mengatur arus lalulintas di Kelok 10 yang terban dampak hujan, Kamis (2/7/2026). ANTARA/HO/Polsek Tanjung Raya

Lubuk Basung (ANTARA) - Jalan Kelok 44 tempatnya di Kelok 10 Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat kembali longsor saat curah hujan melanda daerah itu, sehingga rawan untuk dilewati kendaraan dari Lubuk Basung-Bukittinggi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Rahmat Lasmono di Lubuk Basung, Kamis, mengatakan tanah longsor susulan mengakibatkan semakin bertambahnya reruntuhan badan jalan, sehingga rawan untuk dilewati.

"Jalan masih bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dan roda empat, namun perlu memperhatikan kondisi muatan dan besarnya kendaraan," katanya.

Ia menambahkan badan jalan longsor akibat hujan dengan intensitas sedang melanda daerah itu pada Rabu (1/7/2026) malam.

Dengan kondisi itu, badan jalan hanya tinggal sekitar dua meter, karena sebelumnya badan jalan juga longsor pada akhir November 2025.

"Jalan rawan untuk dilewati kendaraan dari Lubuk Basung Kabupaten Agam-Bukittinggi," katanya.

Ia menambahkan BPBD Agam telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Agam, UPTD Jalan Wilayah III Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Sumbar.

Di lokasi, tambahnya telah dilakukan pemasangan rambu-rambu jalan saat peninjauan bersama dengan semua pihak pemangku kepentingan.

Namun yang dibutuhkan pembatasan muatan tonase jalan dan pembuatan tebing penahan tanah.

Sementara Kapolsek Tanjung Raya Iptu Loren Efendi mengatakan dua personil Polsek Tanjung Raya dikerahkan ke lokasi longsor untuk mengatur jalan.

"Di lokasi juga ada pemuda Pasar Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya yang mengatur arus lalulintas dan jalan dilakukan buka tutup," katanya.

Ia mengimbau pengendara untuk berhati-hati dan mengurangi kecepatan saat melewati Kelok 10, karena tanah masih labil.

Ket foto



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026