Logo Header Antaranews Sumbar

Kemenhaj: Tujuh haji Sumbar masih jalani perawatan di Arab Saudi

Minggu, 21 Juni 2026 13:24 WIB
Image Print
Ilustrasi: Seorang calon haji Indonesia mendapatkan perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah. ANTARA/HO-Kemenhaj

Kota Padang (ANTARA) - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Barat (Sumbar) menyebut sebanyak tujuh haji asal Debarkasi Padang hingga kini masih menjalani perawatan intensif di Arab Saudi.

"Kita doakan seluruh jamaah yang masih dirawat segera diberikan kesembuhan dan kembali berkumpul bersama keluarga di Tanah Air," kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenhaj Sumbar M. Rifki di Padang, Minggu.

Merujuk data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), tujuh haji yang sedang menjalani perawatan yakni Busnar Jamaran, Syafei Nawaar, dan Usdarti Abu Nawas asal Kota Padang.

Kemudian Emma Yuliati dan Stafruddin Sutan Badarun asal Kota Padang Panjang. Selanjutnya Syaifuddin Wirdas Tompek dari Kabupaten Pasaman Barat dan Jasri Abu Nawas haji asal Kabupaten Limapuluh Kota.

Rifki mengatakan tujuh haji tersebut akan diterbangkan atau dipulangkan ke Tanah Air apabila telah dinyatakan sehat serta memenuhi syarat untuk terbang. Selain itu Kemenhaj mencatat hingga 20 Juni 2026 sebanyak 10 haji asal Debarkasi Padang wafat di Tanah Suci.

"Hingga akhir operasional haji tahun ini tercatat 10 haji Embarkasi Padang wafat di Tanah Suci," kata Rifki.

Dari 10 haji yang wafat, kata dia, tujuh orang diantaranya berasal dari Provinsi Sumbar dan sisanya dari Provinsi Bengkulu. Lengkapnya, Tukiman Sandy Kromo Karso (54), Mustina Abdul Basir (66) dan Umi Kasnini Rasyid (61) asal Bengkulu.

Berikutnya, Yunilis Muin (74), Sofian Arbi (41), Imam Kanapi Qodir (81), Syamsu Kari Sudin (59), Mainusni Marukun (75), Nurjasmi Tamar Hamzah (70)dan Hizbullah Sulan Sulan (78). Sebanyak 10 haji tersebut dimakamkan di Baqi, Sharaya, dan Dahban.

Secara umum Embarkasi Haji Padang memberangkatkan 5.374 orang peserta haji. Rinciannya, 3.989 asal Ranah Minang, 1.331 dari Bengkulu, 41 petugas kloter Sumbar dan 13 orang petugas kloter asal Bengkulu.

Rifki mengapresiasi petugas dan unsur terkait yang telah menyukseskan penyelenggaraan operasional haji 1447 Hijriah. Menurutnya, kelancaran proses pemberangkatan hingga pemulangan jamaah merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi berbagai pihak.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenhaj: Tujuh haji Sumbar masih jalani perawatan di Arab Saudi



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026