
Wawako Maigus Nasir: Tahun baru Hijriah momentum evaluasi diri untuk lebih baik

Padang (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Masjid Agung Nurul Iman, Jumat.
"Hijrah mengajarkan kepada kita tentang semangat perubahan menuju kondisi yang lebih baik. Oleh karena itu, peringatan Tahun Baru Islam hendaknya menjadi sarana evaluasi diri, sejauh mana kita telah meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT," kata Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir di Padang, Jumat.
Maigus menyampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan hijrah menuju perubahan kehidupan yang lebih baik.
Menurut dia, hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat sebagaimana yang dilakukan Rasulullah SAW, melainkan juga sebagai upaya memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT.
Ia juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan elemen masyarakat di daerah itu untuk menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat persatuan.
Selain itu, ia mengimbau semua pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan, kenyamanan, serta ketertiban di wilayah Kota Padang.
Maigus menegaskan bahwa sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Barat, Kota Padang terus bergerak dinamis dalam mewujudkan berbagai visi pembangunan daerah.
Namun demikian, kata dia, tantangan sosial seperti kenakalan remaja, pergaulan bebas, dan narkoba saat ini memerlukan perhatian serta peran bersama dari seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan suatu daerah tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan ekonomi semata, tetapi juga dari kualitas moral dan spiritual masyarakatnya.
Sementara itu, penceramah nasional Ustadz Hafiz Salim menyampaikan tiga hal penting yang perlu dilakukan umat Islam dalam menyambut dan memaknai Tahun Baru Islam, yaitu hijrah, muhasabah, dan istiqamah.
Penceramah yang populer sebagai pemeran dalam sinetron Si Entong itu menjelaskan hijrah merupakan proses berpindah dari kebiasaan kurang baik menuju kehidupan yang lebih baik.
Ia menambahkan muhasabah menjadi sarana mengevaluasi diri atas perbuatan yang telah dilakukan, sedangkan istiqamah adalah komitmen untuk terus berada di jalan yang benar.
Kegiatan Tabligh Akbar yang mengusung tema "Mari Berhijrah Menuju Padang Religius, Berkarakter, Maju dan Sejahtera” tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh ratusan jemaah, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, pimpinan Ormas Islam, serta jajaran kepala OPD setempat.*
Pewarta: Rilis
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
