Logo Header Antaranews Sumbar

Baznas Padang buka beasiswa binaan bagi mahasiswa kurang mampu

Jumat, 19 Juni 2026 16:18 WIB
Image Print
Arsip-anak didik membaca Al Quran di salah satu sekolah yang terdampak bencana banjir bandang di Sumatera Barat pada 2025. ANTARA/Muhammad Zulfikar

Kota Padang (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) membuka pendaftaran program beasiswa binaan bagi mahasiswa keluarga kurang mampu guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung keberlangsungan pendidikan bagi mustahik.

"Program beasiswa binaan ini ditujukan khusus bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar mereka dapat menyelesaikan pendidikan tinggi tanpa terkendala dari segi biaya," kata Ketua Baznas Kota Padang Yuspardi di Padang, Jumat.

Yuspardi mengatakan program tersebut juga menjadi wujud nyata dari komitmen Baznas setempat dalam upaya mengintervensi kemiskinan melalui sektor pendidikan, serta meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat secara berkelanjutan.

"Ini diselaraskan dengan program unggulan Pemerintah Kota Padang yakni Padang Juara. Uniknya, program ini tidak hanya fokus pada bantuan finansial, melainkan juga menekankan pada aspek pembangunan karakter," ujar dia.

Ia menyampaikan beasiswa binaan bukan hanya bantuan pendidikan semata, tetapi juga bentuk investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang unggul, berakhlak mulia dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di masa depan.

Lebih jauh, seluruh calon penerima beasiswa binaan wajib melalui proses seleksi administrasi dan verifikasi faktual yang ketat sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

"Program ini diprioritaskan bagi mahasiswa semester tiga baik di perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta," ujarnya.

Selain menerima bantuan biaya pendidikan, para mahasiswa yang lolos seleksi nantinya akan mendapatkan pendampingan berkala yang komprehensif.
Baznas setempat juga telah menyiapkan rangkaian program pembinaan mulai dari pelatihan motivasi, penguatan nilai-nilai keislaman hingga pengembangan keterampilan untuk meningkatkan kapasitas serta kualitas peserta.

Selanjutnya, bagi mahasiswa yang lolos seleksi akan ditanggung biaya pendidikan mereka hingga semester delapan dengan catatan indeks prestasi kumulatif yang diperoleh tetap stabil.

"Kami berharap program ini memutus mata rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan sehingga semakin banyak generasi muda berprestasi dari keluarga kurang mampu yang meraih cita-citanya," harapnya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026