
Kemenag Kota Solok luncurkan lima inovasi penguatan karakter religius

Solok (ANTARA) - Kemenag Kota Solok, Sumatera Barat (Sumbar) meluncurkan lima inovasi program penguatan karakter religius untuk meningkatkan pendidikan keagamaan, membentuk akhlak generasi muda, serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok Amril di Solok, Rabu, mengatakan lima inovasi yang diluncurkan tersebut, yakni Gema Zikir (Gerakan Madrasah Mengaji dan Berzikir), Sikampus (Senin Kamis Puasa), Pena Madrasa (Penmad Membina dan Mendampingi Madrasah), Gema Ziq (Gerakan Membaca Al Quran dan Berzikir di Pesantren), serta Lapdi Pontaq (Laporan Bulanan Digital Pondok Pesantren, MDTA dan TPQ).
Ia mengatakan kelima inovasi ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama Kota Solok dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan di lingkungan madrasah, pondok pesantren dan masyarakat.
Ia menjelaskan inovasi tersebut bertujuan untuk memperkuat pendidikan keagamaan, membentuk karakter religius generasi muda, serta menanamkan nilai-nilai agama sebagai benteng dalam mencegah kenakalan remaja.
Ia berharap inovasi tersebut mampu memperkuat sinergi antara satuan pendidikan keagamaan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, berwawasan keagamaan, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra mengapresiasi kepada Kementerian Agama setempat atas lahirnya berbagai inovasi yang mendukung terwujudnya kota itu sebagai Kota Beras Serambi Madinah.
Menurutnya, penguatan pendidikan agama sejak dini sangat penting untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan zaman.
Wali Kota menegaskan bahwa nilai-nilai agama harus menjadi fondasi utama dalam kehidupan generasi muda.
Melalui program-program tersebut, diharapkan para pelajar, santri, dan generasi muda Kota Solok semakin dekat dengan Al Quran, rajin beribadah, serta terhindar dari berbagai bentuk kenakalan remaja dan pengaruh negatif perkembangan teknologi maupun pergaulan bebas.
“Pemerintah Kota Solok mendukung penuh berbagai inovasi yang mendorong peningkatan kualitas pendidikan keagamaan," katanya.
Dengan penguatan nilai-nilai agama, Pemkot Solok berharap dapat melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak, serta mampu menjadi penerus pembangunan yang membanggakan bagi Kota Solok.
Peluncuran program ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Solok dan Kementerian Agama dalam mewujudkan masyarakat yang religius, berakhlak, dan berdaya saing menuju Kota Solok yang semakin maju dan madani.
Pewarta: Rahmatul Laila
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
